Mengenal Lebih Dekat “Syahrul Beddu” Aktivis Mahasiswa 98 Tokoh Pemuda Sultra yang Bakal Kembali Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Lewat Jalur Parlemen

Kolaka – H. Syahrul Beddu, S.IP, M.H. adalah salah satu tokoh pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat Mahasiswa, putra daerah Kolaka Raya ini berhasil memangku jabatan tinggi di lembaga universitas sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Haluoleo berpasangan dengan Presiden Mahasiswa Yusmin, S.Pd MH yang saat ini menjabat Kadis Diknas Propinsi Sultra.

Usai menyelesaikan studi S1 di UHO, H.Syahrul Beddu yang akrab dipanggil Bung “SB” kembali berkiprah didunia politik,melalui jalur partai golkar, hingga mampu mengantarkannya pada kursi DPRD Kabupaten Kolaka Utara pada periode 2004 – 2009. Di Kolaka Utara saat itu Bung SB banyak mewarnai dinamika parlemen salah satunya dengan menjabat sebagai Ketua Pengawas Rekruitmen CPNSD Kolut.

Setelah menyelesaikan masa jabatan 5 tahunan di DPRD Kolaka Utara, SB melanjutkan kiprahnya di Dapil Kolaka dan terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kabupaten Kolaka pada periode 2009 sampai 2014, kepribadiannya yang humanis, humble, dan loyal pada masyarakat membuatnya mudah diterima dan berbaur dengan konstituennya sehingga perjalanan karir politiknya moncer di periode keduanya sebagai wakil rakyat di Kabupaten Kolaka.

Menjadi Ketua tim kajian dan strategi SMS BERJAYA pada pilkada 2013. Membuat dirinya di kenal luas oleh masyarakat Kolaka dan Kolaka Timur yang mana pada saat itu masyarakat koltim juga ikut terdaftar sebagai pemilih pada pilkada Kolaka 2013. Kemenangan pasangan sms berjaya di pilkada tersebut, memberikan efek domino kepada SB, sehingga pada tahun 2014 SB memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sultra dari daerah pemilihan Kolaka Raya pada periode 2014 sampai dengan 2019.

Dan hasilnya pun sesuai prediksi banyak orang, H. Syahrul Beddu kembali terpilih sebagai Anggota DPRD Propinsi Sultra dengan raihan perolehan suara yang signifikan mengalahkan incumbent pada waktu itu.

Pria kelahiran Kolaka ini sedari kecil mengikuti jenjang pendidikan di Kabupaten Kolaka diantaranya SD Negeri 3 Kolaka tahun 1984 sampai dengan 1991, SMP Negeri 2 Kolaka Tahun 1991 sampai dengan 1994, SMA Negeri 1 Kolaka Tahun 1997.

Usai menamatkan SMA di Kolaka, SB melanjutkannya di perguruan tinggi ternama di Sultra Universitas Halu Oleo pada tahun 1997 sampai dengan 2002.

Banyak yang tahu untuk menyelesaikan sekolah dan kuliahnya menurut orang dekatnya, SB biasa berkebun dan menjual hasil kebunnya di Kota Kendari untuk menunjang proses perkuliahannya. Juga membersamai beberapa Dosen ikut dalam kegiatan penelitian di beberapa wilayah di sultra

Syahrul Beddu juga aktif di organisasi ekternal sebvai sekjen HMPPK (Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kolaka), Dan di masa kepengurusannya lah asrama mahasiswa Kolaka yang megah dan dihuni mahasiswa asal Kolaka dibangun di jalan lumba lumba Kota Kendari.

Studi Strata Dua dilanjutkan di Universitas Muslim Indonesia Makassar pada Tahun 2011 sampai dengan 2013 meraih gelar Magister Hukum.

Di dunia organisasi kepemudaan, H. Syahrul Beddu berhasil memimpin DPD KNPI Sultra periode 2016 – 2019, kiprah yang menunjukkan kemampuan SB dalam memainkan strategi dan komunikasi politik yg elegan sehingga mampu terpilih secara Aklamasi dimana untuk kali pertama dalam sejarah MUSDA Kepemudaan pendekatan musyawarah Aklamasi ini terjadi. Suatu pencapaian luar biasa saat itu.

Kekompakan bersama sahabat dekatnya para aktifis 98, antara lain Hidayatullah, Yusmin, Darwis Sage, Laode Suryono, Sainal Abidin, Salam Loga, Akmal, dan dukungan senior seperti DR Bariun, Muh Endang SA, Zumi Kudus, dan lainnya begitu padu dan solid.

Tidak berhenti sampai disitu, H. Syahrul Beddu kembali mendapatkan amanah sebagai Ketua Bidang ESDM DPP KNPI pada periode 2019 sampai dengan 2022. Setelah mengantarkan Noerfajriesnyah sebagai Ketum terpilih DPP KNPI 2019-2022.

Jatuh bangun juga pernah dirasakan oleh Syahrul Beddu usai kalah di pertarungan Pilkada Kolaka pada tahun 2018, saat itu ia menjadi wakil dari Asmani Arif, dan pada tahun 2019.

Politisi Muda ini meski tak memangku jabatan politik ia tetap aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hingga pada tahun 2022 Ia kembali mendapatkan amanah sebagai Ketua Perencana Forum CSR Provinsi Sultra.

Kini kabar yang berhembus SB dikabarkan bakal kembali bertarung pada Pemilu 2024, Ia dikabarkan bakal mencalonkan diri di jalur legislatif melalui Partai Nasdem di Daerah Pemilihan Kolaka Raya.

Saat ditemui dikediamannya SB belum memberikan komentar banyak.

“Saya akan terus bergerak dan berjuang bersama masyarakat lewat jalur parlemen, kita hadir dengan slogan Kolaka Bergerak untuk Sultra Maju,” ujarnya singkat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait