Dituding Lakukan Eksploitasi Anak, Panti Asuhan Annur Azwar Kendari Bantah dan Sebut Ada Oknum yang Berkepentingan

Kendari – Sebelumnya beredar kabar dan tudingan sepihak terhadap Panti Asuhan Annur Azwar yang berada di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara yang diduga melakukan eksploitasi anak panti asuhan disejumlah perempatan jalan dan lampu merah untuk mencari nafkah oleh oknum masyarakat sekitar berbuntut panjang.

Saat dijumpai dilokasi panti asuhan Annur Azwar pada Anwar Latif yang juga merupakan pimpinan panti asuhan tersebut sangat menyayangkan tuduhan yang dialamatkan kepada panti asuhannya.

Bukan tanpa sebab, menurut Anwar, bahwa sejak berdirinya panti asuhan Annur Azwar di Tahun 2014, tidak ada satupun anak-anak panti asuhan untuk diperbolehkan mencari nafkah apalagi mengamen atau mengemis di jalan raya seperti yang dituduhkan oleh oknum masyarakat.

“Jadi adanya tudingan eksploitasi anak-anak panti asuhan ini hanya karena faktor kecemburuan sosial dan iri hati terhadap perkembangan panti asuhan saat ini,” jelas Anwar, Rabu 14 Juni 2023.

Selanjutnya, kata Anwar Latif, perihal tuduhan tersebut, pihak panti asuhan Annur Azwar saat ini telah melakukan upaya hukum dengan melaporkan oknum masyarakat tersebut ke Aparat Penegak Hukum ( APH ) atas tuduhan ekploitasi anak yang dilakukan oleh panti asuhan.

“Ini adalah fitnah yang sangat kejam serta pencemaran nama baik panti asuhan yang sengaja dilakukan oleh oknum masyarakat tersebut, dan untuk selanjutnya sudah kami serahkan kepada pengacara panti asuhan untuk melakukan langkah – langkah hukum,” tegas Anwar.

Anwar juga mejelaskan, bahwa sampai dengan saat ini ada 17 anak panti asuhan yang tetap berada di dalam panti asuhan untuk menerima bimbingan dan pendidikan, mulai dari usia satu hingga belasan tahun yang masih duduk di bangku SMA.

Sementara itu ditempat yang sama, salah satu pengurus Panti Asuhan Annur Azwar yang bernama Desi, membantah adanya tuduhan data fiktif penghuni di panti asuhan Annur Azwar.

Desi mengatakan, bahwa sejumlah anak panti asuhan Annur Azwar yang telah duduk di bangku SMA telah kembali ke keluarganya, sehingga saat ini penghuni panti asuhan tersisa 17 orang.

Senada dengan hal tersebut, penghuni panti asuhan Annur Azwar yang duduk di bangku Setingkat SMA dikota Kendari, saat dimintai keterangannya juga mengatakan dan bersaksi bahwa mulai dari awal masuk di panti asuhan Annur Azwar mereka tidak pernah diperintahkan untuk melakukan seperti apa yang sudah dituduhkan oleh oknum masyarakat.

“Baik saya ataupun teman – teman yang lain tidak pernah kasian pak kita disuruh pergi mengamen ataupun mengemis di perempatan lampu merah, kalau bapak tidak percaya, bisa bapak tanyakan langsung sama mereka,” tutup Asriani.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait