Kebakaran Hebat di Kendari Barat, 3 Gudang dan Belasan Bangunan Warga Hangus, Kerugian Capai Rp5 Miliar

KENDARIKINI.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan pertokoan di Depan Toko Damai, dekat Pelabuhan Batu Kota Lama, Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Sabtu malam, 17 Januari 2026. Insiden tersebut menghanguskan 3 gudang penyimpanan, 6 kios, 4 warung makan, serta sekitar 4 rumah warga, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Ahriawandy Effendy, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 21.55 WITA. Tak berselang lama, Unit Pos Benua-Benua tiba di lokasi pada pukul 21.59 WITA, disusul armada dari Mako Damkar pada pukul 22.05 WITA.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.40 WITA, dan seluruh personel kembali ke mako pada pukul 01.00 WITA,” kata Ahriawandy dalam laporan resminya.
Ia menerangkan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dari salah satu kios warung yang berada di samping gudang. Kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan lain lantaran mayoritas kios dan rumah warga merupakan bangunan semi permanen berbahan kayu dan papan.
Objek yang terbakar meliputi gudang penyimpanan hasil bumi seperti cengkeh, pala, kopra, cokelat, dan jambu, serta deretan kios dan rumah warga di sekitarnya.
“Dalam proses pemadaman, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yakni Unit 11, 12, 13, 14, 15, Unit CSR, dan Unit Rescue. Selain Damkar, unsur TNI-Polri, komunitas SAR, serta komunitas tower turut membantu, khususnya dalam penyediaan dan suplai air,” jelasnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan awal mengarah pada sumber api dari kios warung sebelum merambat ke bangunan lainnya.
Sejumlah pemilik bangunan terdampak di antaranya Samada, Sirida, Nabid, Sukri, La Ufa, La Bau, La Rungku, La Uma, La Han Sipu, La Eko, Mulyani, Lasamada, La Rae, dan Wa Emma.
Dinas Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
“Kami juga mendorong peningkatan koordinasi antara Damkar, PLN, aparat keamanan, dan masyarakat agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Kabid Pemadaman, Amir Yusuf.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan lingkungan, terutama di kawasan padat bangunan dan usaha dengan konstruksi semi permanen.*









