Kakanwil Kemenkumham Sultra Hadiri HUT Buton ke 9 dan Peresmian Bung Karno serta Patung Gajah Mada

Buton Selatan – Mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara, Silvester Sililaba menghadiri kegiatan Rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Buton Selatan yang Ke – 9 Tahun 2023 yang dirangkaikan dengan acara Peresmian Patung Bung Karno dan Patung Gajah Mada yang bertempat di Kabupaten Buton Selatan, Sabtu (22/07/23).

Kegiatan Hari Jadi Ke – 9 Buton Selatan yang dirangkaikan dengan acara Peresmian Patung Bung Karno dan Patung Gajah Mada ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD RI, Ir. Hugua, Pj Bupati Buton, Drs. Basiran, M.Si, Ketua DPRD Buton Selatan, La Ode Armada, Dandim 1413 / Buton, Letkol Infantri Ketut Janji, S.H, Komandan Pos TNI AL Baubau, Letnan Satu Marinir Catur Suryo Mulyanto, S. Sos dan Bupati Buton Periode Tahun 2001 – 2011 Ir. H. Laode Muhammad Sjafei Kahar, M.Si serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Baubau, Teguh Santosa, S.H, M.M

Menurut Sejarawan Buton menerangkan bahwa pada tahun 1359 M, Gajah Mada beserta penggikutnya mendarat di Pesisir Selatan Buton, yaitu di Pantai Dolaa tepatnya di Kelurahan Majapahit atau Kelurahan Masiri saat ini, dan kemudian gajah mada menetap di Pegunungan Ombo Batara sampai beliau berpulang atau moksa Tahun 1365 M.

Jejak Gajah Mada di Buton Selatan terlihat dengan adanya Makam dan Prasasti Batu Batara yang bertuliskan huruf Sangsekerta, yang kemudian oleh Tim Ahli Cagar Budaya ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Buton Selatan.

Perhatian pemerintah ini terhadap Cagar Budaya menunjukkan progres yang Akseleratif dan Faktual dengan didirikannya Patung Gajah Mada di Buton Selatan yang telah diresmikan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Ke – 9 Tahun 2023 Buton Selatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara, Silvester Sili Laba sangat mengapresiasi Peresmian patung Bung Karno dan Patung Gajah Mada ini.

“Dalam pendiriannya Patung Bung Karno yang ada di pintu masuk Buton Selatan ini begitu indah Indonesia Raya, yang dibangun oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buton Selatan,” katanya.

Sambungnya ini merupakan momentum yang tepat untuk kita semua merefleksikan kembali perjalanan panjang Gajah Mada dalam menyatukan Nusantara.

“Ini merupakan suatu wujud nyata untuk memperingati momen bersejarah yang dapat dimaknai sebagai media penyambung semangat dan cita — cita para pendahulu kita “JASMERAH” sekaligus sebagai wahana yang mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat sekitar terhadap Tanah Airnya,” ungkapnya.

Lanjutnya bila patung bungkarno bisa dibangun di seluruh kabupaten/kota diseluruh indonesia maka akan sangat indah dan menjadi kenangan perjuangan Bapak proklamator.

“Dalam refleksi batin perenungan yg panjang dibawah pohon sukun di ende dengan istilah pancasila menyatukan seluruh nilai dan adat dan budaya nusantara dalam landasan istilah pancasila menyatukan nusantara dalam kebinekaan,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait