BeritaPolitik

Wagub Sultra Hugua Hadiri Harlah ke-100 NU di Lalembuu, Tinjau Jalan dan Jembatan Rusak Puluhan Tahun

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Konawe Selatan di Kecamatan Lalembuu, Selasa 27 Januari 2026.

Kehadiran Wakil Gubernur Sultra dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah.

Di sela-sela kegiatan Harlah NU, Hugua meninjau langsung kondisi jalan provinsi dan jembatan di wilayah Lalembuu yang dilaporkan mengalami kerusakan parah. Ruas jalan yang ditinjau memiliki panjang sekitar 29,7 kilometer, sementara jembatan sepanjang 65 meter dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut telah puluhan tahun belum mendapat perbaikan yang memadai. Saat musim kemarau, jalan dipenuhi debu, sementara pada musim hujan berubah menjadi berlumpur dan licin, sehingga menghambat aktivitas warga serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Tokoh masyarakat Lalembuu, Muh. Saring, mengatakan ruas jalan tersebut telah lebih dari 40 tahun belum pernah mendapatkan pengaspalan yang layak.

“Kalau musim panas sangat berdebu, dan saat musim hujan sangat berlumpur. Kondisi ini sering menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Hugua menyatakan hasil peninjauan lapangan akan segera dilaporkan kepada Gubernur Sultra. Ia juga menginstruksikan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra untuk segera menindaklanjuti perbaikan sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, Pemprov Sultra akan mendorong percepatan perbaikan melalui usulan Instruksi Presiden (Inpres) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Selain melalui APBD, kami juga akan mendorong perbaikan melalui usulan Instruksi Presiden yang bersumber dari APBN,” tegas Hugua.

Hugua menjelaskan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut lebih proaktif dalam mengusulkan dan mengawal program pembangunan ke pemerintah pusat agar dana dapat kembali ke daerah melalui skema tugas pembantuan maupun dekonsentrasi.

Ia menekankan agar Dinas Bina Marga dan SDA Sultra bekerja secara profesional, aktif dalam perencanaan, serta memastikan kesiapan teknis di lapangan.

“Keberhasilan mendapatkan Inpres akan menjadi bagian penting dari evaluasi dan pengawasan saya terhadap kinerja Dinas Bina Marga,” katanya.

Hugua menegaskan, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra ASR–Hugua.

Masyarakat Lalembuu berharap, peninjauan langsung tersebut menjadi langkah awal percepatan perbaikan infrastruktur demi kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.*

Back to top button