Kakanwil Kemenag Sultra Sebut Zikir dan Doa Bersama adalah Well Being Bagi ASN

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sultra, H. Mansur, S.Pd., MA, memberikan pembinaan kepada ASN Kemenag Sultra dalam rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Bersama Lingkup Kanwil Kemenag Sultra, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini diikuti ASN Kanwil Kemenag Sultra, ASN pada 17 Kemenag Kab/Kota se Sultra, Madrasah, KUA, Pondok Pesantren dan Penyuluh Agama Islam se Prov. Sultra secara daring dan luring.
Kakanwil menyampaikan, zikir yang dilakukan bukan sekedar rutinitas mingguan, tapi untuk memperbaharui semangat juang dengan menghadirkan Allah SWT. Maka, zikir dan doa bersama yang digelar tersebut, adalah Well Being bagi ASN.
Mansur menyebut, Well Being ASN yang dimaksud adalah dengan berzikir, bisa meningkatkan kesejahteraan fisik dan menguatkan semangat kinerja sehingga berdampak pada peningkatan layanan.
“Fisik kita dibentuk oleh hati. Dengan berdzikir, hati kita menjadi tenang. Karena itu, zikir menjadi sangat penting untuk dilakukan,” ungkapnya.
Well being berikutnya, lanjut Mansur, dengan zikir dan doa dapat memperbaiki mental dan emosi. Senantiasa menata hati dengan dzikir, maka beban yang dirasakan akan menjadi hilang.
Mansur menambahkan, dzikir dapat menciptakan komunikasi sosial yang baik. Dengan zikir, diharapkan komunikasi yang sebelumnya melahirkan perbedaan pandangan dan aktivitas di dunia kerja, jadi hilang. Dengan kata lain, zikir bisa menjaga relasi positif dari hubungan sosial.
“Zikir juga meningkatkan semangat spiritual, agar tidak was-was dan tenang. Sebab, kita akan terbiasa menyandarkan diri dan hati kita semata kepada Allah SWT,” ujar Mansur.
Well Being terakhir, zikir bisa meningkatkan profesionalisme. Dengan zikir, seseorang akan senantiasa mengingat tanggungjawab yang bukan semata-mata kepada pimpinan namun tanggungjawab yang lebih besar, yakni kepada Allah SWT.
“Jangan pernah merasa berat untuk berzikir, agar kita memiliki Well Being, sehingga dapat menjalankan segala aktivitas dan akan senantiasa tampil prima. Bisa membuat kegiatan dan siap melayani masyarakat sesuai dengan delapan program Asta Protas Kemenag RI,” tandasnya.
Di kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Prov. Sultra berkesempatan melepas Kontingen Sulawesi Tenggara untuk berlaga dalam kegiatan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fair Tahun 2025 yang akan berlangsung di Jakarta tanggal 30 November hingga 3 Desember 2025.
Sebanyak 16 orang kontingen Sultra dilepas, terdiri dari 11 orang peserta dan 5 pendamping sehingga total 16 orang, yang ditandai dari penyerahan bendera kontingen oleh Kakanwil Kemenag Sultra kepada Ketua AGPAI Sultra selaku ketua Kontingen.*









