Netizen Protes Menu MBG Anak Tak Ada Susu dan Dirapel 3 Hari, Begini Kata BGN Sultra

KENDARIKINI.COM – Salah seorang Nettizen menyampaik keluh kesahnya terhadap redaksi media ini. Ia memprotes menu Makan Bergizi Gratis (MBG) anaknya yang tak dilengkapi susu
Nettizen, Linda Affan Indriyanikit mengatakan selain tak ada susu, pemberian MBG juga diberikan secara rapel 3 (Tiga) hari.
“Ini punya anakku MBG untuk 3 hari
4 sehat kurang sempurna gada susunya lagi,” katanya.
Terkait Hal tersebut, Kepala BGN Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum yang dikonfirmasi via pesan Whats App, Sabtu 28 Februari 2026 mengatakan bahwa susu bukan kewajiban dalam menu MBG.
“Sehubungan dengan susu memang pada dasarnya bukan menjadi komponen wajib dalam pemberian menu MBG. Hal ini juga sudah disampaikan oleh Kepala BGN,” katanya.
“Karena pada dasarnya pemberian makanan dalam sajian real food diharapkan telah dapat memenuhi AKG dalam perhitungan 1x konsumsi,” tambahnya.
Lanjutnya, sebagai bentuk transparansi apakah menu yang didistribusikan telah memenuhi AKG atau tidak, seluruh SPPG selalu membuat flyer informasi nilai gizi yang diunggah pada media sosial SPPG.
“Sehubungan dengan penyaluran MBG per 3 hari yang lalu dilakukan ketika libur sekolah, adapun saat siswa telah masuk sekolah ada beberapa permintaan untuk mendistribusikan menu rapelan,” ungkapnya
Namun, merujuk pada SOP bahwa selama siswa aktif mengikuti proses belajar-mengajar maka pemberian harus dilakukan setiap hari tanpa rapel.
“Olehnya itu, kedepan seluruh SPPG akan menerapkan hal tersebut dan memberikan penjelasan kepada penerima manfaat tentang skeman pendistribusian ini,” pungkasnya.









