Beredar Video Warga Tanjung Tiram Konsel Halang Truk Angkut Alat Berat

KENDARIKINI.COM – Puluhan warga Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) hadang mobil truk pengangkut alat berat melintasi jalan raya.
Hal ini berdasarkan video 43 detik yang diterima media ini pada Minggu 30 Maret 2025.
Dalam video tersebut terlihat puluhan warga memberhentikan mobil truk bermuatan alat berat. Tak hanya itu, terlihat pula seorang ibu rumah tangga menyerukan soal larangan melintasi jalan raya oleh mobil truk tersebut.
“Jangan pakai jalan masyarakat kita butuh ketenangan. Supaya sama-sama tenang bikin jalan sendiri,” ucap seorang ibu rumah tangga tersebut.
Untuk diketahui, aksi pengadangan ini terjadi pada Selasa 25 Maret 2025 lalu. Dari informasi yang diperoleh Jurnalis Kendarikini.com aksi ini bukanlah hal baru, melainkan telah dilakukan pada sekitar bulan Agustus 2024 lalu.
Dimana warga kala itu menolak rencana pembangunan galangan kapal (docking) baru di pesisir pantai Desa Tanjung Tiram.
Dilansir dari Kendaripos.fajar.co.Id, warga sengaja menahan masuknya mobil truk pengangkut alat berat karna diduga hendak melanjutkan aksi pengrusakan mangrove yang bakal digunakan sebagai lokasi pembuatan docking.
“Iya, memang benar. Masyarakat menolak dan melarang mobil yang mengangkut alat berat perusahaan masuk lokasi Tanjung Tiram. Kami tidak ingin pembangunan galangan kapal (docking) dilanjutkan, kalau nantinya hanya merusak lingkungan dan mengganggu pencaharian masyarakat,” kata warga bernama Rudi, Minggu 11 Agustus 2024.
Penolakan juga muncul dari mantan Kepala Desa Tanjung Tiram, Firman. Penolakan ini dikarenakan pembangunan docking tersebut berdekatan dengan Balai Latihan Perikanan.
Selain itu, potensi kerusakan mangrove sangat besar dan jalan Desa Tanjung Tiram kemungkinan rusak apabila sering dilalui kendaraan perusahaan.
Sementara itu Kapolsek Moramo Utara, Ipda Tujianto Sujudi yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp juga membenarkan aksi penghalangan alat berat di video tersebut.
“Kejadian itu hari, sudah amanmi, Selasa 25 Maret 2025,” ujarnya.(Amin)*