Tentara di Kendari Jadi Korban Penikaman Juru Parkir Ilegal

KENDARIKINI.COM – Parkir liar di Kota Kendari menelan korban, belakangan diketahui korban penikaman juru parkir (Jukir) ilegal adalah seorang Tentara.
Hal tersebut dibenarkan Dandim Kendari, Letkol Inf Herry Indriyanto.
“Iya benar, anggota Korem,” ujarnya saat ditanyakan persoalan tersebut, Minggu 24 Agustus 2025.
Senada dengan hal tersebut, Danden POM XIV/3 Kendari, Letnan Kolonel CPM Haryadi Budaya Pela yang dikonfirmasi juga membenarkan kabar tersebut.
Ia mengatakan bahwa terkait kasus tersebut ditangani oleh Polresta Kendari.
“Yang menangani Polresta Kendari, pelakunya sipil,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa terkecuali pelakunya anggota Tentara, baru pihak POM yang melakukan penanganan.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya diberitakan parkir Liar di Kota Kendari menelan korban, kali ini korbannya adalah salah satu pengunjung The Park.
Korban ditikam di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam oleh salah satu Juru Parkir (Jukir) ilegal.
Salah satu saksi berinisial A (18) menuturkan korban keluar dari kawasan The Park dan hendak menuju mobilnya yang diparkir di tepi jalan.
Saat bersiap pulang, korban didatangi tukang parkir berinisial IP, pelaku lalu meminta biaya parkir. Namun, korban meminta karcis terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran, kemudian permintaan itu memicu adu mulut antara keduanya.
“Ini tukang parkir (IP) dia minta uang parkir Rp5 ribu, tetapi mungkin ada miskomunikasi, makanya ribut,” ucap A.
Menurut keterangan saksi, korban turun dari mobil dan terlebih dahulu mendorong punggung IP. Diduga tersulut emosi, IP kemudian membalas dengan menikam dada korban menggunakan benda tajam.
“Korban sempat mendorong duluan, lalu tukang parkir balas menikam dada korban,” ungkapnya.
Setelah penikaman terjadi, pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar kejadian.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas korban maupun pelaku.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi korban.*