Pertambangan

APP Sultra Duga PT. Wanagon Anoa Indonesia Di Bekingi Oknum Polisi

Kendari, Kendarikini.com – Aliansi Pemerhati Pertambangan Sulawesi Tenggara (APP Sultra) menduga PT. Wanagon Anoa Indonesia (WAI) di Bekingi oleh oknum Polisi, (8/8).

Ketua Umum APP Sultra Ilham Nur Baco Saat ditemui oleh awak media mengatakan pihaknya meminta penjelasan terkait dengan dugaan Ilegal Mining pada Blok Mandiodo Beberapa Waktu lalu yang dilakukan oleh PT WAI.

“Saat kami melakukan aksi unjuk rasa pada tanggal 23 Juli 2020 terkait dugaan Ilegal mining yang dilakukan oleh salah satu Perusahaan Tambang di blok mandiodo Konawe Utara Yakni PT. Wanagon Anoa Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Ilham, ketika kami bertandang dikantor Dinas ESDM untuk meminta penjelasan terkait aktivitas PT. Wanagon pihak Dinas ESDM telah memberikan Penjelasan bahwasanya PT. Wanagon tidak memiliki KTT dan juga belum memiliki RKAB sehingga sangat cacat prosedur dan tidak sesuai Mekanisme peraturan yang berlaku.

Ketua APP Sultra Ilham Nur Baco (Ket Foto: Istimewa)

“Berdasarkan Penjabaran dan pengakuan dari Pihak Dinas Kehutanan Prov. Sultra bahwa PT. Wanagon belum mengantongi IPPKH, tapi faktanya di lapangan mereka masih bebas mengeruk kekayaan bumi, melakukan kejahatan lingkungan dengan leluasa,” sesalnya.

Pihaknya menilai Perusahaan itu tidak lagi butuh lisensi sebab kami menduga PT. Wanagon Anoa Indonesia ini dibekingi oleh salah satu oknum kepolisian makanya kebal proses hukum dan terkesan melakukan pembiaran.

“Kami meminta DPRD Provinsi segera memediasi bentuk RDP dengan Pihak PT. Wanagon dan saya juga mendesak Mabes Polri untuk segera turun melakukan investigasi lapangan, tangkap dan penjarakan PT. Wanagon Anoa Indonesia karena jelas dasar hukumnya UU no 18 tahun 2013 pasal 1 ayat 3 tentang pengerusakan Hutan Lindung, Permen ESDM no 38 tahun 2014 pasal 1 ayat 17 tentang Kepala Teknik Tambang, Permen ESDM no 26 tahun 2018 pasal 1 ayat 11 tentang RKAB,” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button