Berita

Dekan FTI USN KOLAKA Resmikan Launching “Model DSS Self Tes Covid-19”

Pemodelan Dalam Model Decission Support System (DSS)

KENDARI – Sebagai upaya dalam mendukung program pemerintah terutama Satgas covid-19 dan Dinas Kesehatan dalam mitigasi penyebaran Covid-19, maka kami dri Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka melakukan langkah-langkah yg dpt membantu melalui kegiatan penelitian dlm sebuah pemodelan sistem yg kami beri judul “Model DSS Self Tes Covid-19”. Pemodelan dlm Model Decission Support System (DSS) ini menghasilkan sebuah sistem aplikasi yg di beri nama SELF TEST COVID-19, (7/4).

Dekan FTI USN KOLAKA Qammaddin, S.Kom.,M.Kom.,CITSM saat di wawancarai via telpon memberikan informasi.

“Sistem Aplikasi SELF TEST COVID-19 ini bekerja berdsarkan informasi dri masyrakat Indonesia per individu scara kseluruhan dan khususnya masyarakat Kab. Kolaka. Proses bisnis utama dri sistem ini adlh, Menerima input dri masyarakat. Masyrakat per individu melakukan observasi mandiri dgn jujur dan curiga pada diri sendiri dgn serangkaian pertanyaan oleh sistem, Sistem akan melakukan proses brdsarkan matrik perhitungan dlm pemodelan dgn metode Multi Attribute Decission Making. Melakukan perbandingan antar pasien atas gejala yg terjdi, dan brdsarkan rentan nilai gejala akan ditempatkan pd kategori gejala,” ujarnya.

“Sistem menampilkan hasil Self Test pd kategori gejala apakah yg bersangkutan brada pd gejala PDP, ODP, SUSPEK, Gejala Normal, dan Sehat, Sistem menampilkan informasi grafik persentasi gejala secara keseluruhan, persentasi per wilayah Indonesia (propinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa) secara REAL TIME ke semua yg berkepentingan termasuk masyarakat umum. Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan dpt melihat scara detail dgn akun tersendiri yg akan diberikan,” tambahnya.

Qammaddin, S.Kom.,M.Kom.,CITSM selaku Ketua Peneliti dan Baharuddin selaku Anggota Peneliti dan mahasiswa Bimbingan Tugas Akhir yg saat ini sdah resmi bergelar Sarjana Komputer (S.Kom) dgn predikat mahasiswa dgn Predikat Yudisium Terbaik. Ide awal cukup sederhana namun kami pikir ini sebuah keniscayaan kedepan.

“Kegalauan masyarakat dari berkembangnya informasi-informasi yang belum bisa dipertanggujawabkan karena tidak terkonfirmasi kebenarannya sehingga menimbulkan keresahan, bagaimana mendapatkan informasi dini dgn melakukan tracking perwilayah secara realtime sebaran masyarakat yg memiliki gejala PDP, ODP, SUSPEK, Gejala Normal, dan Sehat,” imbuhnya.

“Sistem Self Test Covid-19 ini butuh partisipasi masyarakat per individu sbg dta input/sumber informasi sistem dlm melakukan proses perhitungan. Disamping itu juga sistem ini butuh kejujuran dlm melakukan observasi diri, jdi kt harus jujur atas kondisi tubuh yg sedang kt alami utk mndptkan informasi yg akurat secara real time. Data input tersebut setiap saat dpt di update oleh masyarakat per individu itu sendiri utk melaporkan perkembangan kondisi tubuhnya,” tutupnya.

Jalannya penelitian ini tidak lepas dari bimbingan dari Ketua Satgas Covid-19 Kab. Kolaka Bapak dr. Ariz dan Satgas Covid RSBG Kolaka Ketua Tim Perawat Bapak Ishak serta Ibu Apoteker Wd. Misran, S.Fam.,Apt. Berkat kompetensi keilmuan merekalah kami berkolaborasi

selama masa riset tentu kami memiliki keterbatasan/kekurangan2, maka saran yg konstruktif sangat kami harapkan.

Penelitian ini akan dituangkan dlm sbuah artikel Internasional Q1 dgn susunan penulis sbb:
1. Qammaddin, S.Kom.,M.Kom.,CITSM (Penulis pertama)
2. Candt. Dr. Sulfikar Sallu ,S.Kom.,M.Kom, ITIL, MTA, CSCA, MCE (Penulis kedua
3. Ary Sespajayadi ,ST., MT (Penulis ketiga)
4. Baharudin, S.Kom (Penulis keempat).***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button