Berita

Diduga ada Oknum yang Lakukan Jual Beli Jabatan Kasek di Dikmudora Kota Kendari

KENDARI – Diduga ada Oknum yang melakukan jual beli jabatan Kepala Sekolah (Kasek) di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Sabtu 15 Januari 2022.

 

Hal tersebut terungkap saat Tim Kendarikini melakukan penelusuran terhadap Salah satu Kepala Sekolah (Kasek) dan salah satu Guru di kota Kendari.

 

Salah satu Kasek yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah menjadi rahasia umum dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dikmudora.

 

“Sudah jadi rahasia umum itu, kalau nda ada pelicin nda bisa jadi Kasek, adapun ada pelicin kalau nda besar yah dapat sekolah yang kecil anggarannya,” katanya.

 

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa Ia juga secara berkala mesti menyetor sejumlah persenan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

 

“Jadi kalau kita sudah jadi Kasek di suatu sekolah, kita juga tetap dimintai kan ada itu namanya Dana Bos kalau untuk sekarang tiga sampai empat kali pencarian, pas pencarian pasti kita sudah di kode atau tidak ada orang suruhan yang datang di sekolah,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa jika tak menurut pihaknya diancam untuk Dimutasi atau dipindahkan.

 

“Kita tidak mau kasih, kita diancam dikasih pindalah, mutasilah, macam-macam ancamannya,” tambahnya.

 

Selain itu salah satu Guru dilingkup Dikmudora Kota Kendari yang tak mau disebutkan namanya juga mengungkapkan hal yang sama.

 

“Saya sudah pernah ditawari oleh salah satu oknum untuk jadi Kasek, tapi karena saya tidak punya sejumlah uang yah tetap begini jadi guru biasa saja, walaupun secara golongan atau tingkatan sudah memadai,” ungkapnya.

 

Terkait Persoalan tersebut pun mendapatkan sorotan dari Ketua Milenial Pemerhati Hukum (MPH) Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

“Hal tersebut tak boleh didiamkan, karena hal tersebut diduga telah memenuhi unsur KKN,” tegas Alumni Hukum UHO.

 

Pihaknya juga berharap agar Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas terkait tidak mendiamkan hal tersebut.

 

“Sebaiknya cepat ditindak jangan dibiarkan dugaan persoalan tersebut,” harapnya.

 

Selain itu Tim Kendarikini juga berusaha mengkonfirmasi ke Kepala Dinas Dikmudora Makmur melalui WhatsApp dan Telepon, namun sampai berita ini diterbitkan enggan diberikan tanggapan.

 

Tim Kendarikini juga berusaha mengkonfirmasi ke Sekda Kota Kendari Nahwa Umar saat dihubungi mengatakan pihaknya bakal menindaklanjuti hal tersebut.

 

“Kita akan periksa terlebih dahulu, jika memang ada kita akan tindaklanjuti, karena praktek KKN seperti itu tidak boleh didiamkan,” katanya saat dihubungi via telepon.

 

Pihaknya juga sejauh ini berkomitmen untuk memberantas KKN.

 

“Sejauh ini Pemkot berkomitmen untuk memberantas KKN,” pungkasnya.***

 

 

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button