Berita

DPP PSM Kolaka Minta Bupati Kolaka Himbau Lurah Dan Kades Agar Transparansi Data Penerima BLT

Kolaka,Kendarikini.com,(10/05/20) Lebih baik mencegah dari pada mengobati, untuk mengantisipasi penyaluran bantuan yang salah sasaran dan adanya unsur balas dendam, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat, Pusat Study Sosial Mahasiswa (DPP PSM) Kolaka Ramadan meminta Bupati Kolala H. Ahmad Safei SH., MH Untuk menghimbau Lurah dan Kepala Desa Agar Daftar Nama Penerima Bantuan di Tempel Didepan Kantor Lurah dan Desa.

“Saya minta Kepada Ayahanda Bupati Kolaka H. Ahmad Safei SH., MH untuk menyampaikan kepada seluruh Lurah Se-kabupaten Kolaka dan kepada Kepala desa Se-kabupaten Kolaka agar semua nama-nama Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT),  Bansos maupun PKH ditempel, agar ada transparansi data terkait daftar penerima BLT, Bansos dan PKH di Kabupaten Kolaka,” katanya saat di temui disekretariat Psm Kolaka

Salah satu bentuk demokrasi dan pemerintahan yang baik adalah Transparansi sesuai dengan amanat UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dengan dilampirkannya data penerima bantuan secara terbuka masyarakat juga bisa menilai dan melihat secara langsung pihak yang menerima bantuan dan yang tidak menerima.

“Saya pun berharap nama-nama yang penerima yang dilampirkan merupakan data yang valid dan tidak ada yang ganda serta tidak tumpang Tindi bagi penerima BLT, Banson dan PKH. Sehinga masyarakat bisa tahu Oh si A dapat PKH si B dapat BLT dan si dapat C Bansos, Kan sangut Ironis kalau si A mendapatkan PKH dan kembali mendapatkan Bantuan BLT dan Bansos. Terus bagai mana dengan si B dan si C yang sama sekali tidak mendapatkan antara salah satu bantuan tersebut kan kasihan masyarakat yang tidak mendapatkan Haknya,” tegasnya.

Kita ketahui bersama bahwa  jenis bantuan yang disalurkan dalam rangka penanganan Covid-19 dan menjelang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beragam jenis. Baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten/Kota.

Ramadan menyebutkan mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Sembako Covid-19, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa dan BLT Kelurahan dari Pemerintah Kabupaten Kolaka.

“Jika setelah ada himbauan kepada Ayahanda Bupati Kab. Kolaka lalu Lurah maupun Kepala Desa tidak berani mempublikasikan Daftar Nama Penerima Bantuan dengan cara di Tempel Didepan Kantor Lurah dan Desa, itu sama saja menjawab kegelisahan dan kecurigaan kepada masyarakat terhadap pemerintah bahwa memang betul ada yang disebunyikan dan bahkan ada yang konspirasi” tutupnya.
(MIA)

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button