Pertambangan

Duet Apik, PT. NET dan PT. TAS Diduga Lakukan Penambangan Pasir Secara Ilegal di Nambo

KENDARI – Polemik dunia pertambangan seakan tidak ada habisnya terkhusus di Sultra, Dua Perusahaan diduga melakukan penambangan pasir secara ilegal di Kecamatan Nambo, Minggu 18 Oktober 2021.

Terkait dugaan penambangan pasir ilegal di Nambo membuat semua pihak bereaksi baik legislatif maupun eksekutif.

Dari Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, Sekretaris Kota (Sekot) Kendari Nahwa Umar, Anggota DPRD Provinsi Aksan Jaya Putra, dan Anggota DPRD Kota Kendari Rajab Jinik bahkan yang teranyar lembaga swadaya masyarakat yang melaporkan aktivitas penambangan pasir tersebut di Polda Sultra.

Menurut salah satu narasumber yang tak mau disebutkan namanya, Ia mengatakan bahwa selain PT. NET, ada PT. TAS yang beraktivitas.

“Ada juga PT. Tas didalam, bahkan memiliki beberapa mesin,” katanya.

Ia menambahkan bahwa PT. NET dan PT. TAS orangnya hampir sama.

“Itu dua perusahaan hampir sama ji yang kelola,” tambahnya.

Terkait dugaan tersebut Jurnalis Kendarikini.com mengkonfirmasi ke Humas PT. TAS Hendra, namun sampai berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button