Pertambangan

Dugaan Aktivitas PT Rajawali dan CS8 di Blok Marombo Konawe Utara, Dinas ESDM Sultra: Ilegal?

KENDARI – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjelaskan terkait aktivitas Dua perusahaan tambang yang diduga beraktivitas secara ilegal di Blok Marombo Kabupaten Konawe Utara, Senin 16 Mei 2022.

Dinas ESDM Sultra melalui Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra Muhammad Hasbullah Idris mengatakan bahwa PT Rajawali sementara berproses di Pengadilan terkait pendaftaran di MODI ESDM dan CS8 tidak ada datanya disini.

“Kalau untuk PT Rajawali itu sementara berproses di Pengadilan, PT. Rajawali menggugat ke kami karena tidak terdaftar di MODI ESDM,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa seharusnya tak ada aktivitas disana karena sementara berproses hukum.

“Ini kan sementara berproses hukum dan seharusnya tidak boleh ada aktivitas disana,” ujarnya.

Pihaknya juga mengungkapkan terkait tidak terdaftarnya PT. Rajawali di MODI ESDM.

“Kan harusnya dia mendaftar dan meminta keterangan disini, ternyata surat keterangannya tidak ada disini, makanya itu dia gugat kami karena kami menolak,” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button