Politik

GPMI Sultra Ragukan Status Keanggotaan Haerul Saleh di Partai Gerindra

KENDARI – Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meragukan status keanggotaan Haerul Saleh di Partai Gerindra, pasalnya Haerul Saleh pernah mendaftar sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI),(5/4).

Ketua GPMI Sultra Alfin Pola mengatakan Pengganti Antar Waktu (PAW) Gerindra Sultra masih tanda tanya karena Haerul Saleh telah mundur dari kader Gerindra pada saat proses pendaftarannya menjadi calon anggota BPK RI pada 9 Juli tahun 2019.

“Salah satu syarat pencalonan sesuai dengan Undang-undang (UU) No 43 tahun 1999 birokrasi pemerintah harus bersih dari golongan dan kepentingan politik, calon peserta anggota BPK RI diwajibkan mundur dari kepartaian, hal ini mengisyaratkan signal kuat bagi kader Gerindra lainya sebagai calon Penganti DPR RI dapil Sultra,” jelasnya saat dihubungi via telepon.

Lanjutnya Ia menambahkan menyayangkan sikap Haerul Saleh pada saat itu yang mengundurkan diri dari Partai Gerindra sehingga hari ini status keanggotaan patut publik pertanyakan bersama ke DPP Gerindra.

“Kami berharap kepada Pak Prabowo subianto selaku Ketua Umum Gerindra sekaligus penndiri yang akan Menjadi calon Presiden Di tahun 2024 kedepan mengabil tindakan Tegas terhadap kader yang membangkan dan memainkan-mainkan partai Gerindra,” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button