Berita

Inaku Tolaki Desak Pihak Kepolisian Cepat Tangani Kasus Penghinaan Suku Tolaki di FB

KENDARI – Penggunaan media online bagi semua kalangan sangat mempermudah segala aspek baik yang di luar maupun yang didalam. Namun jika kita tidak hati-hati dalam penggunaa tersebut akan menimbulkan banyak masalah bahkan bisa membahayakan diri kita sendiri, (2/4).

Ketua Ikatan Mahasiswa Hukum (Inaku) Tolaki Erwin mengatakan melihat apa yang sedang terjadi di indonesia pada umumnya mengenai wabah Covid-19 masih ada juga beberapa oknum yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat kota kendari pada khususnya.

“Alih-alih masalah penghinaan suku tolaki yang beredar di media sosial sangat meresahkan Suku Tolaki pada umumnya, Karena masalah penhinaan suku tolaki tersebut bukan hanya satu kali ini saja akan tetapi berukang kali mereka melakukan penghinaan tersebut,” ucapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Ia Menambahkan Mengenai penghinaan suku Tolaki yang beredar di media sosial ini termasuk salah satu kejehatan penghinaan pada suku tolaki umumnya.

“Di dalam undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.
Pasal 28 ayat (2) UU ITE sendiri menyatakan sebagai berikut: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA),” jelasnya.

lanjutnya Ia mengatakan Dan bahkan didalam kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) pasal 156 yang menyatakan: Barangsiapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 

“Dari paparan antara undang-undang ITE dan KUHP sudah sangat jelas bagi siapa yang menyebarkan ujaran kebencian tersebut bahkan ancaman pidananya juga sdah sangat jelas, dan kami masyarakat tolaki pada umumnya sangat sangat keberatan atas postingan tersebut yang beredar di media online khususnya Facebook, Jadi saya memintah kepada seluruh jajaran kepolisian Polda Sultra Unit Cybercrime untuk segera menangkap dan mengadili saudara laode rahjab yang menyebarkan penghinaan pada suku tolaki,” paparnya.

Ia pun berharap Pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan dijerat sesuai Hukum yang berlaku.

“Dan saya tegaskan sekali lagi pihak kepolisian kota kendari agar cepat dan tangkas dalam menanggani kasus ini. Karna kami masih percaya pihak kepolisian dalam menangani kasus penghinaan suku tolaki,” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button