Pertambangan

Izin Smelter PT Tiran Diduga Ilegal, KMP2D Konut Desak DPRD Sultra Bentuk Pansus

Kendari, Kendarikini.com – Koalisi Masyarakat Pemuda Pemerhati Daerah (KMP2D) Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan unjuk rasa besar-besaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra untuk mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna dilakukannya pemeriksaan pada PT Tiran, Jumat (18/6).

Kordinator lapangan KMP2D Konut, Jefri mengatakan, unjuk rasa dilakukan karena pembangunan Smelter PT Tiran yang melalui rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah waturambaha, Lasolo, Kepulauan Konut diduga memiliki izin ilegal.

“Sampai hari ini tidak ada nampak pembangunan smelter seperti pada umumnya, melainkan temuan kami di lokasi ada kegiatan pertambangan dan pemuatan ore nikel,” ucap Jefri saat melakukan orasi didepan gedung DPRD Sultra.

“Apakah PT Tiran Mineral niat mau bangun Smelter atau akan melakukan pertambangan di IUP Eks. PT Celebes Pasific yang sudah dicabut oleh pemerintah?,” imbuhnya.

Jefri menilai, wilayah pembangunan Smelter PT Tiran memiliki potensi cadangan nikel yang cukup untuk digunakan selama 10-25 tahun kedepan.

“Kami mendesak Gubernur Sultra untuk segera menghentikan aktivitas Pertambangan PT Tiran Mineral yang berada di wilayah eks. PT Celebes karena merupakan wilayah cadangan potensi Nikel. DPRD Sultra juga harus membentuk panitia khusus terkait PT Tiran untuk memeriksa izin pembangunan Smelter dan ijin penjualan ore nikel yang sedang berlangsung,” tandasnya.

Selain itu, ia juga meminta keterlibatan pihak Satuan Kepolisian Daerah (Polda) Sultra untuk memeriksa izin operasi produksi dan izin pembangunan Smelter PT Tiran Mineral.

“Kami juga meminta dan mendesak Polda Sultra untuk menghentikan kegiatanan penambangan ilegal di PT. Tiran Mineral, serta mengusut tuntas pengapalan ore yg dilakukan oleh PT. Tiran Mineral pada bulan Juni 2021,” tutup Jefri.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button