Janji Rektor Tak Kunjung Terealisasi, DEMA IAIN Kendari: Jangan Tipu Mahasiswa!

0
93

Kendari, Kendarikini.com – Menanggapi Surat Edaran (SE) Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari Nomor 0131/In.23/03/2020 tentang tindak lanjut kebijakan pencegahan dan penyebaran Covid -19 pada area publik di lingkungan IAIN yang tak kunjung terealisasi, Sekretaris Jenderal Dewan Eksekusi Mahasiswa (DEMA) IAIN Kendari angkat bicara.

Sekertaris Jendral DEMA IAIN Muh. Sulhijah, mengatakan, pasalnya, salah satu poin dalam SE tersebut menyebutkan pihak kampus akan memberikan alokasi pengguna data internet dalam melaksanakan proses kuliah online, namun tak kunjung terealisasi.

“Pihak kampus jangan menipu mahasiswa dengan berusaha mengolor waktu dalam merealisasikan janji, karena kami mahasiswa sudah lama menunggu hak kami,” tandas Sulhijah melalui pesan WhatsAppnya, Rabu 15 April 2020.

Sebagai Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), ia menjelaskan, seharusnya pihak kampus dapat mengantisipasi meningkatnya penggunaan kuota internet yang semakin bertambah akibat banyaknya tugas pada musim Ujian Tengah Semester (UTS) dikalangan mahasiswa, utamanya mahasiswa kelas ekonomi menengah kebawah.

“Dalam mengambil kebijakan kampus jangan lambat, pihak kampus harus bisa memahami status dan keadaan mahasiswa IAIN Kendari. Kita tidak bisa pungkiri bahwa mahasiswa IAIN Kendari mayoritas memiliki taraf perekonomian keluarga menengah kebawah artinya ini harus jadi prioritas. Jangan hanya karena Kuliah Online satu keluarga kelaparan itukan juga namanya mendzolimi, ” pungkasnya, yang juga sebagai Mantan Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Pers (UKM – Pers) IAIN Kendari.

Selain itu, imbuhnya, pihak birokrasi IAIN Kendari seharusnya lebih komunikatif dalam merealisasikan tanggung jawabnya dan tidak mengulur waktu dengan berbagai survei.

“Saya selaku perwakilan pimpinan lembaga kemahasiswaan IAIN Kendari mendesak pihak kampus IAIN, dalam hal ini Rektor, untuk segera merealisasikan tanggung jawabnya dalam memenuhi hak hak mahasiswa. Jika tidak, maka kami akan melakukan konsolidasi dan menyatakan sikap bahwa rektor IAIN Kendari telah mendzolimi mahasiswa, ” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here