Berita

Kabupaten Muna Terancam Covid-19, Pemerintah Dan Masyarakat Harus Bekerja Sama Untuk Memutus Tali Penyebarannya

Muna, kendarikini.com – Meluasnya penyebaran COVID-19 Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebabkan masyarakat gelisah Memikirkan dampak sosial dan ekonomi, salah satunya masyarakat kabupaten Muna, (11/4).

Hal itu dibuktikan dengan 5 orang masyarakat kabupaten Muna dinyatakan positif berdasarkan hasil uji Rapid test pada tanggal 8 April 2020. Walaupun hasil Rapid test belum akurat sebelum pengujian Swab, akan tetapi hal ini mesti harus segera mungkin diantisipasi oleh pemerintah dengan mengambil kebijakan yang sistematis dan terukur.

Melihat hal itu, Sekretaris Umum HMI Cabang Kendari Tapsil Molindu yang juga putra daerah Kabupaten Muna menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Muna untuk mengambil kebijakan yang sistematis dan terukur agar tidak terjadi konflik dikalangan masyarakat.

“Pemerintah kabupaten Muna dan semua instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19 mesti mengeluarkan kebijakan yang sistematis dan terukur agar tidak menjadi konflik di kalangan masyarakat, akibat pro- kontra terkait kebijakan yang dikeluarkan. Hal ini tentu bisa dicapai apabila terjadi komunikasi yang tersistematis antara pemerintah dan instansi terkait agar kiranya sebelum mengeluarkan kebijakan sudah terlebih dahulu disosialisasikan dan tidak terkesan mendadak dan terburu-buru.” ungkapnya saat dihubungi via watsaap

Alokasi anggaran untuk mengatasi wabah ini mesti tepat sasaran dengan memperhatikan ketersediaan ADP dan Obat-obatan untuk tenaga medis dan pasien yang sedang diisolasi.

“Pemerintah juga harus memperhatikan kelangsungan hidup masyarakat terutama masyarakat miskin dan dengan memberikan bantuan secara merata, sehingga dengan itu masyarakat akan mengikuti himbauan pemerintah tentang social distancing dan phisycal distancing.” ujarnya

Olehnya itu Tapsil Molindu juga mengatakan bahwa dana puluhan Miliar yang dialokasikin pemerintah mesti ada transparansi dan sesegera mungkin direalisasikan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kabutapen muna yang saat ini jumlah OTG sebanyak 4 Orang, ODP sebayak 39 Orang, PDP sebanyak 6 Orang dan Positif O kasus.

“Dengan menyediakan ADP, Obat-obatan, vitamin dan fasilitas yang layak untuk tenaga medis serta meyiapkan ruang isolasi yang cukup dan layak untuk para pasien, yang terpenting memberikan bantuan kepada masyarakat miskin secara merata sehingga tidak menjadi beban masyarakat untuk tetap bertahan di rumah” tegasnya

Ia juga menambahkan bahwa saat ini masyarakat membutuhkan perhatian yang serius dari pemerintah, dengan itu masyarakat akan lebih banyak lagi yang akan tetap di rumah mengindahkan himbauan pemerintah tentang social distancing dan Phisical distancing, pemerintah juga harus sesegera mungkin menyiapakan skema untuk menghindari kekurangan kebutuhan pokok dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan idul Fitri.

“Harus ada skema pengendalian ekonomi yang komprehensif dan terukur dalam mengendalikan ketersediaan dan harga bahan pokok di pasaran, sebab kita akan menghadapi Bulan Suci ramadhan dan Idul fitri yang dalam tanpa wabahpun beberapa harga bahan pokok terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi akibat kebutuhan bulan suci ramadhan semakin meningkat. Inilah yang mesti diperhitungkan dalam kondisi menghadapi COVID -19 bagaimana ketersediaan dan harga bahan pokok tidak anjlok” lanjutnya

Tapsil juga mengajak kepada seluruh masyarakar Kabupaten Muna untuk mendukung kebijakan yg dikeluarkan oleh pemerintah setempat, dan tetap menjaga kebersihan dan selalu mengedepankan pola hidup sehat.

“Kebijakan pemerintah yang sistematis dan terukur mesti membutuhkan peran-peran masyakat untuk segera memutus tali penyebaran COVID-19, Olehnya itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna untuk selalu mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan tetap tenang serta kedepankan pola hidup sehat dengan selalu melakukan cuci tangan agar terhindar dari penularan Covid-19 , menjalani himbaun social distancing dan physical distancing juga selalu menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah dan meninggalkan kepentingan politik untuk sama- sama melawan wabah ini” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close
Back to top button