Opini

Kapitalisme Global Punah Oleh Virus Corona?

Oleh : Ifan Kay

Virus Corona yang bermuasal dari Wuhan Cina ini benar benar membunuh. Pembunuhan bukan saja di alami oleh negara2 Kapitalis besar seperti AS. Tapi negara2 Eropa seperti Italia, Inggris dan Perancis dan sejumlah negara lainnya pun tak luput di buat lumpuh Pemerintahan nya.

Kita semua turut prihatin atas korban2 yang ditimbulkan virus yang di sebut sebagai Covid-19 ini. Kita tidak tahu kenapa virus Corona ini disebut sebagai Covid dengan angka 19?

Virus ini tidak saja memakan korban manusia di 200 lebih negara, menurut catatan WHO. Tapi virus ini juga menghancurkan ekonomi kapitalis yang menggenggam dunia selama ini. Pasar bursa dan mata uang remuk oleh isu virus ini. Eknomi, politik berbagai negara ambruk.

Kalau pun virus ini di tafsirkan sebagai perang biologi atau biological war tidak salah juga. Karena perang dagang antara Negara Komunis Cina (PKC) kapitalistic versus Kapitalis AS yakni antara Presiden Xi Jinping vs Presiden Donald Trump bisa di tuduh sebagai biang keladi. Tidak salah.
Dan Presiden Trump menyebut virus corona sebagai Virus Cina juga tidak salah. Karena berasal mula dari Wuhan Cina Ibukota Propinsi Hubei Cina.

Ada tudingan dari Sejumlah Pengamat yang sebut PKC, Partai Komunis Cina sedang memainkan peran playing victim, dengan mengorbankan warga di Wuhan tapi berakibat penutupan di sejumlah kota2 besar di Cina seperti Shanghai, Goangzu, Beijing dan lain. Dan tidak ada kabar para petinggi PKC terpapar Corona? Segangkan Pangerang Charles dan PM Inggris juga terpappar Corona dan Raja Salman Saudia Arabia juga ungsikan keluarga kerajaan karena Corona. Dan sejumlah musisi dan atlet dunia juga terpapar karenanya.

Apakah virus itu di kendalikan hanya di Wuhan sebagai base playing victim dan dan pusat perdagangan dan pemerintahan seperti Shanghai dan Beijing dan kota2 bisis lainnya tetap aman terkendali dan virus ini lalu diekspor ke seluruh dunia sebagai senjata pemusnah massal dan pelumpuham sistem ekonomi, monoter dan pemerintahan? Goncangan di Italia, AS dan juga Brasil yang presiden nya di kudeta?

Dan dengan itu Cina lalu tersenyum memenangkan perang lalu menjadi Super Power Baru, The New Super Power, dan semua kekuatan dunia di bawah kendalinya? Apakah taktik Cina ini sebagai debut nya mewujudkan Cina menuju 2050?

Konon akibat isu virus ini Cina memborong semua harga saham murah yang hancur akibat ambruk harga2 saham besar dunia.

Kelihatannnya Rezim PKC Cina juga dengan isu virus ini dapat membungkam Hongkong yang selama ini memprotes nya. Dan Presiden Xi Jinping pun pusing menghadapinya.

Cina juga belum menjawab pertanyaan publik Internasional atas lenyapnya 21 juta pengguna hp selama merebak virus Corona di Wuhan tiga bulan terakhir. Perlu ada penyelidikan Internasional atas itu; kira2 21 pengguna hp itu dimusnahkan hp nya atau orang nya juga?

Cina jangan merasa jumawa jika virus corona itu memang didesain sebagai alat senjata biologis dalam perang melawan AS dan Barat. Cina dapat dianggap sebagai musuh dan bisa di perangi oleh seluruh negara di dunia yang terpapar virus corona.

Henry Kissinger, mantan menlu AS, menulis Virus Corona akan mengubah sistem global selamanya. Nah sistem kapitalisme dunia pasti berubah bahkan punah. Meski demikian Hendry yang menulis di Wall Street Juornal (WSJ) itu memberi nasehat atas konsolidasi kapitalisme.

Saat gempuran pandemic global virus ini, terlihat Cina mau mencoba menguasai dunia dengan kapitalisme baru, atau mendesain peperangan dan memenangkan peperangan menghadapi AS dan Barat, tapi Cina akan manjadi musuh Umat manusia di seluruh dunia karena dianggap sebagai penebar virus yang mematikan dan menelan banyak korban. Inggris dan India bersiap menggugat Cina atas kejahatan kemanusiaan ini. Cina dapat dianggap sebagai penjahat kemanusiaan dan ekonomi. Cina tidak bisa tegak dengan leluasa meski telah memborong sejumlah saham dunia. Dan akan memainkan nya untuk menangguk keuntungan di tengah derita Umat manusia saat ini. Pasti Cina akan di musuhi Umat Manusia sepanjang masa.

Lain hal nya dalam negeri. Sejumlah tindakan aneh dilakukan pemerintah. Mulai mau memberlakukan Darurat Sipil yang tidak jelas alasan nya, Polri mengeluarkan telegram rahasia, mengeluarkan Perppu no 1/2020, PP tentang PSBB dan pembiaraan RUU Omnibus Law yang di godok di DPR meski asal usul Omnibus law itu konon berasal dari Group Usaha Sinar Mas? Karena pihak DPR sendiri tidak menjelaskan ke Publik dari mana asal usul nya. Pemerintah juga membisu atas Omnibus yang bikin gonjang ganjing itu.

Seperti nya melihat gagap nya pemerintah menyikapi ancaman virus corona itu, dengan kondisi keuangan yang morat marit ini pemerintah mau berusaha mempertahankan konsep dan resep kapitalistik yang bikin remuk AS dan Barat dan Cina mencoba tampil sebagai kekauatan super baru? Dan selama ini rezim berkiblat ke Cina dan menjadi, gagap dan gugup dan mau bertahan meski kedodoran untuk membawa negeri ini ke arah negara kapitalis baru? Segala infrastruktur yang di anggap sebagai primadona dan dagangan nya selama ini menjadi beban di tengah serangan pandemi corona dan salah urus selama ini.

Sudah saat nya pemerintah serius urus keselamatan Rakyat. Jangan biarkan Rakyat mencari keselamatan dan bertahan hidup masing2. Dan jika itu yang terjadi pemerintah akan jatuh dengan sendiri nya.

Dan virus Corona ini bisa menjadi alat pemusnah yang bukan saja membunuh kapitalisme global dan mengubah tata dunia baru, tapi juga rezim ini ambruk dan tamat.

Wallahu’alam.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button