Berita

Karang Taruna Wija Kastarib : Kesalahan Fatal PLT Camat Poleang

Dalam Pembentukan Tim Satgas Covid-19 Kelurahan

BOMBANA – Dengan masifnya penyebaran wabah COVID-19 di tanah air, pemerintah Kabupaten Bombana dengan gerak cepat membentuk Satuan Tugas ( SATGAS ) Covid-19, ini merupakan upaya yang sangat kami apresiasi dalam mengantisipasi penyebaran virus tersebut dikabupaten bombana,(5/4)

Pengurus Karang Taruna Wija Kastarib Alfian Syarif mengatakan Pemerintah daerah melalui Peraturan Bupati Nomor : 443.1/625 menginstruksikan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa segera membentuk TIM SATGAS dimasing-masing wilayah Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Dusun/lingkungan dengan tujuan untuk membantu dan mempermudah kinerja Satgas Kabupaten dalam mencari informasi setiap masyarakat kabupaten bombana yang sudah melakukan kegiatan datang dan pergi dari daerah masing-masing kecamatan serta melakukan tindakan lain yang dianggap perlu untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 (Virus Corona).

“Merujuk dari PERBUP tersebut, seluruh Camat dan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Bombana segera melakukan tindakan cepat dengan membentuk TIM SATGAS di tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan, Tidak terkecuali pelaksana Camat Poleang, namun sebuah kesalahan fatal ditunjukkan ketika PLT Camat Poleang mengambil sikap untuk segera membentuk Tim Satgas Covid-19 Kelurahan dan lingkungan di Kelurahan Kastarib, tanpa didasari pertimbangan yang matang dan terkesan prematur serta dibuat secara Sepihak langsung menerbitkan Surat Keputusan SATGAS COVID-19 kelurahan, tanpa rujukan dari pihak Pemerintah Kelurahan tentang nama-nama petugas yang akan ditunjuk,” jelasnya saat dihubungi via whatsApp

Ia menambahkan Yang seharusnya Petugas yang ditunjuk dalam Surat Keputusan tersebut harus melalui rekomendasi masing-masing kelurahan karena prinsip efisiensi petugas yang ditunjuk harus menjadi pertimbangan dasar serta petugas yang ditunjuk tersebut harus mampu bekerja dan bersinergi dengan pemerintah Kelurahan agar tujuan TIM SATGAS COVID-19 dapat terlaksana dengan baik untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain itu kesalahan yang sangat fatal dari Surat Keputusan yang diterbitkan oleh Pelaksana Camat Poleang di Kelurahan Kastarib, adalah terkait dengan petugas yang ditunjuk oleh PLT Camat yang sangat tidak mempertimbangkan unsur keselamatan pribadi, dimana beberapa beberapa nama (terlampir) sudah memiliki usia lanjut (umur 60 Tahun lebih) yang dalam beberapa referensi usia tersebut sangat rentan dengan bahaya penyebaran COVID-19 yang sebaiknya mendapat perlindungan dirumah harus dijadikan garda terdepan dalam penanganan penyebaran COVID-19.

“Setelah melihat nama-nama yang tertera dalam Surat Keputusan tersebut tim satgas kelurahan kastarib, juga sangat tidak produktif untuk menjalankan tugas mereka sebagai tim satgas covid-19. Bukan tanpa alasan mengatakan hal tersebut, karena dihari pertama kerja satgas kelurahan kastarib hanya dilakukan 6 orang saja dari 25 nama yang ditunjuk oleh PLT CAMAT POLEANG di Surat Keputusan, Bahkan ada beberapa nama-nama tidak mengetahui sebenarnya tugas SATGAS itu apa saja. Apalagi sesuai intruksi PERBUP diatas, tim satgas covid-19 harus bekerja 24 jam diposko masing-masing, dan hal ini penulis sangat yakin bahwa pada kondisi tersebut kinerja tim jauh dari apa yang masyarakat harapkan,” ungkapnya.

Lanjutnya Ia sangat menyayangkan surat keputusan ini diterbitkan tanpa mempertimbangkan hal-hal yang tidak diinginkan, penulis juga menganggap dalam pembuatan surat keputusan tersebut hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja dan menilai kinerja satgas kelurahan kastarib hanya menghabiskan anggaran saja dengan sekedar mencantumkan nama-nama yang terlampir pada surat keputusan tersebut tanpa adanya kerja nyata dalam penanganan,

“Kami selaku tokoh pemuda yang terorganisir dalam Karang Taruna Wija Kastarib akan melakukan pengawasan kepada Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Kastarib agar kinerja mereka jauh lebih baik,” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button