Hukum

Kejati Diminta Segera Bongkar Dugaan Praktek Korupsi Dana Aspirasi DPRD SULTRA

Kendari, kendarikini.com – Direktur Eksekutif Koalisi Demokrasi dan Transparansi Anggaran (KUDETA) Sultra Mahmud Sarifu meminta Kejati Sultra segera membongkar modus operandi dugaan suap menyuap dan sppd fiktif yang melibatkan mantan anggota DPRD Propinsi Sultra berinisial TH, (22/04).

“Hal ini sebagai pintu masuk membongkar dugaan skandal mega korupsi dana aspirasi DPRD SULTRA yang bisa bernilai ratusan milyar, dan namanya dugaan tentu menjadi kewajiban aparat hukum untuk sesegera memprosesnya hingga semua pihak terkait di proses sesuai hukum yang berlaku” jelasnya.

Ia menambahkan Periksa kepala BPKAD Sultra untuk mengetahui kronologis anggaran siluman tersebut kenapa bisa seorang TH anggota DPRD propisni menggunakan sppd dinas Infokom, atau kenapa bisa dinas Infokom mengakomodir program kegiatan dan dijalankan anggota DPRD ini tidak masuk akal.

“Kasus skandal megakorupsi ini memang saat ini membingungkan publik Sulawesi tenggara seorang staf ahli ketua DPRD Provinsi salah satu yang di OTT oleh kejaksaan tinggi tidak di tetapkan sebagai tersangka padahal modus yang di OTT terkait dengan Fee SPPD fiktif anggota DPRD Termasuk Ketua DPRD provinsi yang kami duga punya keterlibatan” ungkapnya.

Lanjutnya Olehnya itu Kudeta Sultra melalui direktur Eksekutif Mahmud Sarifu juga meminta kepada Pihak penyidik Jaksa agar mengembangkan kasus ini secara trsansparan karena diduga Kuat melibatkan banyak anggota DPRD prop. Periode 2014-2019. Dimana modusnya adalah dugaan kolusi dan korupsi dalam bentuk pokok pokok pikiran atau lebih dikenal dengan dana aspirasi,

“Kami harap pihak penegak hukum benar-benar serius dalam meangani kasus korupsi yang melibatkan instansi Infokom dan Dan para oknum yang berada di lembaga legislatif DPRD Provinsi Sulawesi tenggara karena bagi kami setiap warga negara punya kedudukan yang sama di mata hukum betapa Rakyat harus dibuat kecewa karena perilaku pejabatnya yang mementingkan diri sendiri, segera tangkap aktor aktor dibalik penetapan APBD Yang bermuatan korupsi dan kolusi” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button