Opini

Konspirasi di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis : Yusril Kader HMI Cabang Kendari dan Mahasiswa Ilmu Politik UHO

Saat ini dunia sedang dilanda virus yang penyebarannya sangat cepat dan juga bisa mematikan, kita bisa saja ber asumsi bahwa covid-19 ini adalah buatan manusia atau kelompok yang mempunyai kepentingan tersumbunyi.

Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa virus ini adalah strategi yang di buat oleh negara Amerika untuk melawan ekonomi china, dan juga ada yg beranggapan bahwa virus ini sengaja diciptakan oleh negara china untuk menciptakan krisis ekonomi dunia yang pada akhirnya negara tirai bambu itu yg akan muncul sebagai “pahlawan” dalam arti meminjamkan modal kepada negara lain.

Entahlah…! Sayaa tidak ingin membahas terlalu jauh soal itu, itu hanya sekedar hipotesis.

Beberapa negara di seluruh dunia saat ini sedang sangat serius dalam menangani covid-19 atau virus corona, termasuk Indonesia yg saat ini mencapai angka 181 meninggal, 134 sembuh, 1.986 positif Corona. Sumber ini diambil dari Liputan6.com, jakarta.

Saya ingin membahas tentang respon pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi ini.

Beberapa hari yang lalu pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, dan juga maklumat kapolri sala satunya adalah melarang masyarakat untuk mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa, bahkan pemerintah juga memberhentikan proses belajar mengajar yang menyebabkan tatap muka secara langsung mulai dari SD SMP SMA hingga tingkat Universitas.

Saya rasa kebijakan ini sangat membantu untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini.

Hal yang aneh dilakukan oleh DPR RI mereka mencoba memanfaatkan situasi saat ini, dengan teburu-terburu tanpa mempertinbangan situasi saat ini, ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta kerja di parlemen tetap akan dilakukan sesuai mekanisme.

Jakarta, Compas.com
Hal ini mendapat respon dari masyarakat buruh dan juga mahasiswa.
Bagaimana mungkin dalam keadaan pandemi saat ini DPR RI masih saja memaksa keadaan untuk membahas Ombinus Law, bukannya memikirkan bagaimana membantu masyarakat yg sedang ketakutan dengan virus ini.

Mahasiswa dan buruh saat ini tidak bisa berbuat apa-apa, karna mengikuti maklumat Kapolri itu.

Ini sangat membuat saya curiga dengan larangan kapolri itu, sepertinya ada hubungan keterkaitan dgn perbuatan DPR RI saat ini, mengapa tidak, larangan kapolri untuk tidak berdemonstrasi, ini sangat membuka kesempatan kepada DPR RI untuk segera membahas omnibus law itu.

Bisa jadi seperti itu, jangan sampai ada kongkalikong antara Kapolri dan DPR RI.
Ketika mahasiswa melalukan demonstarasi maka dengan secepatnya akan di angkut oleh polisi, karna telah melanggar maklumat Kapolri, tetapi kalau dibiarkan ini akan membuat DPR RI leuasa untuk membahas RUU itu.

Harus ada aturan yg dibuat oleh pemerintah maupun Kapolri untuk melarang kegiatan DPR RI untuk membahasan Omnibis law di tengah pandemi ini.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button