Politik

Mantan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra HAERUL SALEH Tersangka Kasus Penipuan Dan Penggelapan

Jakarta, kendarikini.com – Haerul Saleh telah ditetapkan TERSANGKA kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh Polda Metro Jaya berdasarkan surat penetapan tersangka nomor:B/2394/XII/Res1.11/2019/Dirreskrimum.

Penetapan status tersangka ini setelah hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polda metro Jaya beberapa waktu lalu. Selanjutnya diteruskan kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tanggal 19 Desember 2019. menurut informasi hal ini sebagai tindak lanjut proses hukum yang dilaporkan oleh korban kasus penipuan dan penggelapan yakni saudara Surya Ismail Bahari.

Direktur eksekutif Parlemen Watch Indonesia Budi melalui release persnya mendesak Kapolda Metro Jaya segera melakukan penahanan terhadap tersangka karena dikhawatirkan dapat menghambat proses hukum yang sedang berjalan.

“Sebagai elit politik dan mantan pejabat negara tidak elok mempertontonkan perilaku tidak etis serta menyimpang dari nilai etik seorang pejabat negara dengan melakukan penipuan dan penggelapan terhadap masyarakat Dimana ketika kejadian ini dilaporkan pada bulan 8 Juni 2018 di Jakarta beliau HS masih tercatat aktif sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019” jelasnya (23/04).

Ia menambahkan Haerul Saleh yang digadang gadang sebagai PAW almarhum Imran, sepertinya akan menemui jalan terjal mengingat ketentuan persyaratan PAW haruslah terbebas dari jerat hukum. Terkait hal ini Sainul juga meminta Ketua umum partai Gerindra bapak Prabowo agar mempertimbangkan hal ini, mengingat rakyat Indonesia butuh legislator yang bersih, taat hukum dan amanah.

Haerul Saleh yang dimintai tanggapan mengenai perihal penetapan tersangka dirinya tidak memberikan sanggahan dan komentar akan berita tersebut.

Pewarta selanjutnya akan mengkonfirmasi kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengenai pelimpahan kasus ini oleh Kepolisian Metro Jaya.

Publik berharap kasus ini segera bergulir dipengadilan agar mendapatkan kepastian hukum. Sainul menegaskan akan mengawal kasus ini sampai tuntas agar mendapatkan kepastian hukum.

“Kita tidak menginginkan wakil rakyat yang tersangkut kasus hukum” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button