Opini

Masjid Bisa Menjadi Pusat Informasi Edukasi Penanggulangan Covid-19

Oleh : Andi Syahrir

Sosialisasi Covid-19, baik itu berupa himbauan atau instruksi dari kepala daerah masing2 akan efektif kalau disampaikan di masjid. Bagikan himbauan itu ke para pengurus masjid dan diminta untuk disampaikan manakala waktu shalat wajib selesai dilaksanakan.

Bayangkan, betapa banyak masjid yang secara serentak mengumumkan itu lima kali sehari. Yang tidak dengar di waktu subuh, bisa jadi mendengarnya di waktu lohor. Atau asar. Atau magrib. Atau isya.

Ini mengalahkan efektifitas dari mobil kominfo yang bergerak memberikan pengumuman. Dimana warga di ujung sana hanya mendengarkan poin nomor satu, sedangkan warga ujung sananya lagi hanya mendengar informasi nomor terakhir.

Pun mengalahkan sosialisasi insidentil yang dilakukan oleh aparat ke pasar2 atau tempat umum lainnya.

Masjid adalah sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang penanggulangan wabah Covid-19. Lima kali sehari.

Bagaimana dengan masyarakat yang dominan non-Muslim seperti Toraja, Bali, tanah Batak, Manado, NTT, Ambon, tanah Papua, dll? Jika memungkinkan, tempat peribadatan umat non-Muslim itu juga dapat diserupakan fungsinya. Menjadi tempat pengumuman rutin. Atau barangkali memanfaatkan potensi kultural yang ada.

Semoga bisa dijadikan bahan masukan untuk para kepala daerah kita.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button