Pengakuan Saksi, PCR Palsu Dijual Seharga 250 Ribu Pada 23 Mahasiswa

0

Kendari, Kendarikini.com – Polres Kota Kendari telah menetapkan tersangka berinisial INB (28), pelaku pemalsuan PCR yang gagal memberangkatkan 23 orang mahasiswa ke Jakarta melalui bandara Halu Oleo Kendari, pada Jumat lalu (20/8).

Kapolres Kota Kendari, AKBP Didik Efrianto, mengatakan, berdasarkan hasil investigasi kepada seorang saksi yang menjadi kordinator 23 orang mahasiswa, tersangka INB (28) menjual Surat Keterangan (Suket) PCR palsu tersebut dengan nominal harga Rp. 250.000.

“Kordinatornya diperiksa sebagai saksi. Dari kordinator kemarin 250 perkepala dijualkan,” ungkap Didik kepada awak media, Jumat (27/8).

Ia menjelaskan, tersangka INB (28) memprint, menandatangani, dan memberikan stempelnya sendiri dalam proses pembuatan PCR palsu tersebut.

“Tersangka memalsukan 2 tandatangan pada surat PCR tersebut dan di stempel, itu yang dilakukan oleh tersangka,” pungkas Didik

Tersangka saat ini ditahan di Mapolres Kendari untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Atas perbuatan yang dilakukan, tersangka INB (28) terjerat Pasal 263 Ayat 1 dan Pasal 268 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Laporan: Shofia
Editor: Musyarrof

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini