Berita

PMII Minta Kapolda Sultra Bebaskan 12 Mahasiswa

KENDARI – 12 Mahasiswa UHO yang tergabung dalam Aliansi masyarakat Sulawesi tenggara mengugat, mengelar demonstrasi di gedung DPRD Sultra untuk menuntut penuntasan kasus Randi dan Yusuf dan RUU Omnibus LAW, (24/03)

Sekretaris PC PMII Kota Kendari Asrul Badawi azis mengatakan Dalam aksi tersebut 12 orang mahasiswa di amankan oleh pihak kepolisian dan beberapa orang diantaranya adalah kader dan anggota PC PMII Kota Kendari salah satunya Sahabat Alamsyah, pihak kepolisian melakukan tindakan ini karena intruksi kapolri jendral idham Azis untuk tidak memberi izin dalam melakukan keramaian yang melibatkan banyak orang dalam langkah antisipasi dari penyebaran Virus Covid 19

Padahal sama-sama kita ketahui beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 21-22 maret 2020 telah di laksanakan pernikahan Putra Sekda Kota Kendari yang dilangsungkan di hotel claro, dalam acara ini tidak nampak adanya pembubaran kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Maka dari itu saya sebagai Sekretaris PC PMII kota Kendari mengecam tindakan kepolisian sultra karena tidak sesuai lagi dengan UU No. 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan mengemukakan pendapat di muka umum dan menuntut agar pihak kepolisian sulawesi tenggara agar segera membebaskan mahasiswa uho dan kader PC PMII Kota Kendari yang di tahan kantor mapolda sulawesi tenggara,” jelasnya saat dihubungi via WhatsApp

“Kalau tidak segera di bebaskan maka kami akan melakukan konsolidasi sebesar-besarnya mulai dari anggota maupun kader yang ada di rayon dan komisariat PMII Se-kota kendari
Untuk bertandang ke polda sultra,” tegasnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button