Kriminal

Saddil Ramdani Pemain Timnas Indonesia Tersangka Kasus Penganiayaan

KENDARI – Saddil Ramdani Pemain Tim Nasional Indonesia ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiyaan terhadap Irwan (25) oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), (4/4).

Kasatreskrim Polres Kendari AKP Muhammad Sofwan Rosyidi Mengatakan, sebelum menetapkan tersangka, pihaknya terlebih dahulu memeriksa pemain Timnas Indonesia

“Kami naikkan ke tingkat penyidikan, sekarang kasusnya sudah kita naikkan jadi tersangka, Untuk hari ini korban baru kami periksa, karena beberapa hari setelah kejadian korban masih belum bisa diperiksa,” ucapnya saat ditemu Awak Media

Meski bertatus tersangka, Pemain yang membela Bhayangkara FC itu tidak ditahan hanya menjalani wajib lapor.

“Selama ini Saddil kami wajib laporkan, tetap jadi tersangka, masalah penahanan itu kewenangan penyidik asal sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif, itu kewenangan penyidik tidak melakukan penahanan,” jelasnya.

Sofwan menambahkan pihaknya juga telah memeriksa empat sampai lima orang saksi. Korban Irwan pun kini tengah diperiksa oleh penyidik Polres Kendari.

Saddil Ramdani itu dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kendari, Sabtu (28/3/2020) oleh saudara korban. Laporan itu tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor: STPL/109/III/2020.

Sebelumnya Irwan mengalami luka robek di bagian kepala dan bibir setelah dianiaya oleh Sadil Ramdani dan temannya di Taman Hiburan Rakyat (THR) Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, (27/03)

Untuk Kasus Saddil Ramadani pihak Polisi menerapkan pasal 351 ayat 1, dan 170 KUHP terancam pidana penjara selama 7 tahun.***
 

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button