Pertambangan

Samudrah Sultra Tantang Kepolisian Tegakkan Hukum Di Blok Matarape

Kendari, kendarikini.com – Barisan Pemuda Merah Putih Sulawesi Tenggara (Samudrah Sultra) menantang pihak Kepolisian untuk menegakkan Hukum di Blok Matarape, pasalnya kepolisian adalah Penegak Hukum yang mempunyai kewenangan awal untuk menegakkan Hukum, (15/4).

Ketua Samudrah Sultra Alamsa, SH mengatakan kami mendesak pihak kepolisian untuk segera turun tangan memberantas mafia tambang ore nikel di Blok Matarape Kabupaten Konawe Utara.

“Wilayah pertambangan tersebut merupakan lahan bekas Eks Inco, Kami meminta Kepada Mabes Polri, Polda Sultra dan Polres Konawe Utara untuk tidak bertindak tebang pilih dalam membertantas mafia tambang di blok matarape Kabupaten Konawe Utara” jelasnya saat dihubungi via whatsApp.

Ia menambahkan PT ASKON yang saat ini masih melakukan aktifitas produksi dan penjualan Ore Nickel di Blok Matarape, Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara yaitu PT. Astima Konstruksi (PT Askon) yang mana di wilayah tersebut telah di pasang plan atau spanduk pembertahuan dari Polri dilarang melakukan kegiatan penambangan tanpa memiliki IUP, IUPK atau IPR.

“Berdasarkan penelusuran kami dilapangan, kami menemukan bahwa PT Astima Konstruksi (PT ASKON) sebagai Kontraktor Mining dari PT. Sinar Mas. PT. Askon masih melakukan aktifitas penambangan ore nikel yang terletak di wilayah Blok Materape Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sementara itu, kami menduga PT. Sinar Mas yang memberikan izin kepada PT Askon diketahui tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)” ungkapnya.

Lanjutnya Berdasarkan kajian kami bahwa PT. ASKON telah melawan hukum dan melanggar pasal 158 UU No. 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara tentang perizinan pertambangan serta pasal 263 KUHP dan 159 UU pertambangan tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

“Hukum harus berlaku Adil dan kepastian hukum itu harus jelas, jangan ada pilih kasih atau melindungi menantang Bareskrim Mabes Polri untuk menegakan supremasi hukum di sektor pertambagan, dan menangkap Direktur serta menyegel seluruh peralatan PT. Askon di wilayah Blok Materape, Desa Molore, Kecamatan Langgikima” tutupnya.***

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button