Politik

Terkait Rencana Penundaan Pilkada Serentak, Begini Tanggapan SAdAP

Kendari, Kendarikini.com – Terkait rencana penundaan Pemilihan Kepala Daera (Pilkada) serentak, Hal ini pun ditanggapi salah satu pengamat kepemiluan Syarifuddin Daeng Punna atau yang akrab disapa SAdAP menanggapi rencana KPU menunda pelaksanaan pemilukada serentak.

SAdAP mengemukan pandangannya terkait hal ini, menurutnya bahwa semua perangkat pemerintahan saat ini sedang fokus menangani masalah covid 19 yang belum diketahui kapan berakhirnya wabah virus ini.

“Penanganan bencana global yang melanda seluruh daerah di indonesia ini tentunya menggerus keuangan negara, dan hampir semua alokasi anggaran diperuntukkan penanganan corona, Olehnya itu, penundaan pilkada serentak merupakan opsi yang tepat, mengingat negara saat ini dalam kondisi darurat corona dan telah memporak porandakan sektor riil termasuk perekonomian bangsa kita yang mengalami degradasi” jelasnya.

Lanjutnya penting untuk menjadi pertimbangan berbagai pihak, Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif duduk bersama membicarakan terkait penundaan pemilukada serentak sebab masa jabatan kepala daerah juga terhitung hanya 2 1/2 tahun artinya setengah dari periodesasi kepala daerah.

“Penyelenggara dalam hal ini KPU agar segera mencari opsi penundaan melalui konsultasi dengan kemendagri untuk merumuskan dan di teruskan ke presiden sehingga bisa di putuskan melalui edaran kepres dan saya yakin masyarakat akan setuju karena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk pelaksanaan pemilukada. Publik juga tidak akan berspekulasi akibat adanya penundaan tersebut, apabila kepres telah terbit maka perlu langkah cepat untuk segera di sosialisasikan” urainya.

Ia menambahkan terkait dengan penundaan ini maka masa jabatan kepala daerah akan di lanjutkan oleh pejabat yang ditunjuk oleh kemendagri hingga waktu yang ditentukan berdasarkan aturan, rencana yang di atur dengan melihat alur dari dampak yang diakibatkan oleh wabah virus corona ini, maka untuk sementara waktu pemilukada sebaiknya ditunda demi menjaga masyarakat kita dari virus yang mewabah ini jelas SAdAP.

“Permasalahan yang dialami bangsa ini terkait corona, bukan hanya penundaan pilkada saja melainkan menyebabkan banyak pekerjaan rumah pemerintah di pusat maupun di daerah yang mandeg sebab anggaran pelaksanaannya dikhususkan untuk covid 19, jadi saya sependapat dengan pemerintah agar Fokus menyelesaikan pandemi ini, setelah tuntas baru kita selesaikan pekerjaan yang tertunda tersebut” tutupnya.

kendarikini.com

Update Berita Kendari Hari Ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close
Back to top button