BeritaBisnisEkonomi

Digitalisasi Keuangan Daerah Meningkat, BI Catat Capaian Positif ETPD Sultra Sepanjang 2025

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Bank Indonesia (BI) terus mendorong percepatan digitalisasi daerah sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan pemerintah daerah yang efektif, efisien, dan transparan. Upaya tersebut menunjukkan hasil positif di Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengungkapkan bahwa capaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Sultra terus mengalami peningkatan berkat sinergi yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, serta para mitra strategis.

“Perluasan digitalisasi daerah menjadi agenda penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendorong layanan publik yang lebih modern dan akuntabel,” ujar Edwin.

Sepanjang tahun 2025, Sulawesi Tenggara mencatat empat capaian positif dalam penerapan ETPD. Capaian tersebut memperkuat posisi Sultra sebagai salah satu daerah yang adaptif terhadap transformasi digital serta menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengimplementasikan sistem pembayaran non-tunai secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bank Indonesia Sulawesi Tenggara secara aktif melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam pelaporan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD).

Pendampingan ini bertujuan membantu pemerintah daerah mempertahankan predikat Pemda Digital sekaligus meningkatkan skor pada setiap indikator penilaian IETPD.

Melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis, Bank Indonesia optimistis perluasan digitalisasi daerah di Sulawesi Tenggara akan terus berlanjut dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan tata kelola keuangan daerah serta kualitas pelayanan publik.

“Sinergi yang kuat menjadi kunci untuk mewujudkan digitalisasi daerah yang berkelanjutan demi Sulawesi Tenggara yang semakin maju,” tutup Edwin.*

Back to top button