Berita

Semarak Bulan Bahasa dan Sastra Puluhan Murid Tingkat SD Meriahkan Lomba Mewarnai Sampul Cerita Rakyat

KENDARIKINI.COM – Puluhan murid tingkat Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kota Kendari meriahkan kegiatan lomba mewarnai sketsa gambar cerita rakyat dalam semarak Bulan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara 2025 di Mal The Park Kendari, Senin, 20 Oktober 2025.

Dalam kegiatan tersebut terpantau puluhan murid SD/MI dan SLB se-Kota Kendari nampak asik dan serius mewarnai sketsa gambar cerita rakyat di atas kertas putih dengan durasi waktu selama 90 menit.

Menurut Ketua Panitia Kegiatan Muliawati bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Bank Indonesia.

“Ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dalam semarak bulan bahasa dan sastra balai bahasa provinsi sulawesi tenggara tahun 2025. Kami panitia dan balai bahasa bekerja sama dengan bank Indonesia untuk kegiatan pertama ini lomba mewarnai. Yang mengikuti ini ada sekolah dasar se-kota Kendari, Madrasah Ibtidaiyah, dan SLB” ungkap Muliawati, saat diwawancarai media pada hari Senin, 20 Oktober 2025 di Mal The Park Kendari.

Muliawati menjelaskan bahwa bagi setiap murid yang berhasil menyelesaikan mewarnai sketsa gambar cerita rakyat tersebut sesuai dengan kategori standar penilaian maka dapat memperoleh hadiah.

Hadiah ini dari bank Indonesia dalam bentuk piala, plakat, dan soffenir sebagai sponsor utama kegiatan ini. Sementara tingkatan kelas murid sebagai peserta lomba dalam kegiatan ini terdiri dari kelas 1 dan kelas 2 SD, MI, dan SLB se-Kota Kendari.

“Jadi sekolah dasarnya peserta itu kelas 1 dan kelas 2, yang SLB pesertanya adalah setingkat dengan kelas 1 dan kelas 2. Jadi mereka itu mewarnai salah satu sampul cerita rakyat yang berjudul rahasia laci nenek,” jelas Muliawati.

Terakhir Muliawati menerangkan bahwa proyek cerita rakyat ini adalah bentuk kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Bank Indonesia. Sedangkan sampul uang dalam gambar cerita rakyat itu adalah uang Rp 10.000,.

“Jadi cerita ini adalah proyek kerjasama antara balai bahasa provinsi sulawesi tenggara dengan bank Indonesia. Agar anak-anak lebih mencintai rupiah maka kemudian diadakannya lomba ini bagaimana mereka mengenal mata uang yang ada di negara kita bagian dari literasi keuangan sebenarnya. Yang menjadi sampul cerita itu uang Rp 10.000,” pungkasnya.(Faldi)*

Back to top button