KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Ekspor dan Impor, Inflasi, Nilai Tukar Petani, Perkembangan Pariwisata, serta Transportasi.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 1 September 2025.
“NTP Sulawesi Tenggara pada Agustus 2025 tercatat 108,89 atau mengalami kenaikan sebesar 1,02 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 107,79,” katanya dilansir dari laman resmi BPS Sultra.
Lanjutnya Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara bulan Agustus 2025 naik 1,02 persen dari 107,79 menjadi 108,89.
“Kenaikan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,82 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) turun sedalam 0,20 persen,” ungkapnya.
Pihaknya juga menuturkan NTP masing-masing subsektor tercatat sebagai berikut: Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) 104,69; Subsektor Hortikultura (NTPH) 113,47; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 112,07; Subsektor Peternakan (NTPT) 105,28 dan Subsektor Perikanan (NTNP) 106,80. Sedangkan Indeks NTP Nasional sebesar 123,57 atau naik sebesar 0,76 persen dari bulan sebelumnya sebesar 122,64.
“Pada Agustus 2025 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Sulawesi Tenggara sedalam 0,26 persen yang salah satu penyebabnya oleh penurunan nilai indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau,” pungkasnya.*










