KENDARIKINI.COM – Wakil Ketua Komite II DPD RI La Ode Umar Bonte angkat bicara perihal polemik pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. LM Baharuddin, Sabtu 22 November 2025.
Umar Bonte mengatakan bahwa fenomena ini terkesan melahirkan citra buruk bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Muna.
“Jangan begitu, itu sangat mempermalukan daerah itu,” kata Umar Bonte melalui video di akun Tiktok miliknya, @umarbonte01.
Melihat kondisi ini, pria yang akrab disapa UB ini menyebut fasilitas RSUD ini identik dengan masa penjajahan Jepang.
“Itu Rumah Sakit seperti itu kondisi seperti itu Rumah Sakit tahun tahun masa masa penjajahan itu. Spreinya saja pa seperti sprei peninggalan jaman Jepang pa, itu sangat menyedihkan pa,” ujarnya.
UB juga meminta kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) Indonesia agar memberikan bantuan fasilitas kepada RSUD LM. Baharuddin.
Selain itu, UB meminta kepada Pemda untuk membantu menyediakan fasilitas kesehatan yang mumpuni bagi tenaga medis RSUD LM. Baharuddin.
“Saya mohon pemerintah daerah, tolonglah, bantu itu Rumah Sakit,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sorotan perihal fasilitas RSUD ini bermula dari unggahan salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp. OG di akun Instagram pribadinya @ruhwati_docatyspog.
Dalam unggahan tersebut, dokter tersebut mengungkapkan bahwa fasilitas operasi sangat terbatas, bahkan hanya tersedia dua set kain operasi yang siap pakai.
Ia juga mengaku telah berulang kali meminta ketersediaan kain penutup pasien dan jubah operasi steril, namun hingga kini belum juga tersedia.
“Pasien rencana SC Cito 3 orang, set kain yang siap hanya dua paket. Kain penutup pasien dan baju jubah operasi diminta tidak pernah ada,” tulisnya dalam Instagram Story.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak rumah sakit terkait keluhan tenaga medis tersebut.
Sementara publik berharap permasalahan ini tidak hanya berhenti pada perdebatan di media sosial, namun berujung pada pembenahan nyata agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Muna dapat maksimal.(Amin)*










