PJ Gubernur Sebut Angka Inflasi Sultra Dibawah Rata-rata Nasional

Kendari – Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, NTP, Ekspor-Impor, TPK, dan Transportasi.
Hal tersebut disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Amin, dalam siaran persnya yang diterima media ini, Selasa 2 Januari 2023.
“Pada Desember 2023 terjadi Inflasi year on year (yoy) 2,58 persen pada gabungan dua kota IHK di Sulawesi Tenggara, dengan IHK sebesar 118,84. Secara month to month (mtm) inflasi gabungan dua kota IHK sebesar 0,47 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) sebesar 2,58 persen,” katanya.
Terkait hal tersebut melalui keterangan resminya yang diterima media ini, Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menyampaikan ucapan terimakasih atas peran serta dan kontribusi rekan-rekan semua dalam pengendalian inflasi di Provinsi Sultra.
“Alhamdulillah, angka inflasi Sultra saat ini turun, angkanya dibawah rata-rata nasional,” katanya dalam keterangan resminya yang diterima media ini.
Sambungnya sebagai informasi angka inflasi Sultra pada Desember 2023 sebesar 2,58, pada bulan sebelumnya, November sebesar 2,87 dan masih diatas rata-rata nasional.
“Sedangkan angka inflasi nasional sendiri pada Desember 2023 angkanya sebesar 2,61,
Target Sultra untuk mencapai dibawah angka inflasi nasional, Alhamdulillah sudah tercapai,” ungkapnya.
Lanjutnya pihaknya menuturkan bahwa “Sebaiknya, kita janganlah cepat berpuas diri, Pada tahun 2024 ini, akan ada tambahan 2 Kabupaten lagi yang akan dipantau IHK (Indeks Harga Konsumen) yakni Konawe dan Kolaka,”.
“Mulai Januari 2024 ini akan dipantau, selanjutnya pada bulan Februari 2024 hasilnya akan dirilis BPS, Dengan tambahan 2 ( dua ) Kabupaten, kedepan akan dihitung angka inflasinya, yakni, Bau Bau, Kendari, Kolaka dan Konawe,” bebernya.
“Namun demikian, kita haruslah tetap semangat dan juga tetap optimis. Insyaa Allah,” pungkasnya.*









