Sampah Menumpuk dan Bau di Anduonohu Kendari, Camat Kambu Sebut Gaji Petugas Angkut Belum Terbayar

KENDARIKINI.COM – Tumpukan sampah tampak berserakan disertai bau tak sedap di sudut Jalan Jenderal Ahmad Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu, 3 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan jurnalis Kendarikini.com sekitar pukul 17.00 WITA, tumpukan sampah tersebut berada di dua titik berbeda di wilayah Anduonohu, Kota Kendari, yakni di depan Bank Ganda Lata Kendari dan di depan Hotel Adipati Kendari. Kondisi tersebut menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Salah seorang warga setempat berinisial E (40) mengatakan, sampah di lokasi tersebut tidak diangkut sejak sebelum malam pergantian Tahun Baru 2026.
“Sejak sebelum malam tahun baru kemarin, sampah di sini belum diangkut,” ujar E saat ditemui, Rabu, 3 Januari 2026.
Selain itu, E juga mengeluhkan kondisi drainase di sekitar lokasi pembuangan sampah yang dinilai tidak berfungsi dengan baik.
“Drainase ini sudah lama tidak berfungsi. Kalau hujan, daerah ini sering banjir. Ini perlu diperhatikan dan diperbaiki oleh Pemkot,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Kambu, Aswan, saat dikonfirmasi Kendarikini.com, menyebutkan bahwa keterlambatan pengangkutan sampah diduga berkaitan dengan belum dibayarkannya honor petugas pengangkut sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari.
“Sampah yang belum terangkut itu karena persoalan honor petugas. Mudah-mudahan honornya segera dibayarkan sehingga sampah bisa segera diangkut,” ujar Aswan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak DLHK Kota Kendari disebut telah menyampaikan informasi terkait penyaluran anggaran honor petugas, namun hingga kini belum ada bukti transfer yang diterimanya.
“Sampai sekarang buktinya belum ada,” katanya singkat.
Di sisi lain, jurnalis Kendarikini.com telah berupaya menghubungi Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, melalui pesan dan panggilan WhatsApp untuk mengonfirmasi terkait pembayaran honor petugas pengangkut sampah. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.*









