Pembangunan Kolam Retensi di Dishut Sultra Disoroti

KENDARIKINI.COM – Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra) soroti pembangunan kolam retensi depan halaman kantor kehutanan dan pengecetan gedung serta pagar kantor Dinas Kehutanan Sulawesi Tenggara.
Sorotan ini dilatarbelakangi atas ketidakterbukaan dalam pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut.
Ketua Lembaga AP2 Sultra, Fardin Nage mengatakan bahwa proyek tersebut tidak disertai dengan papan proyek.
“Pembangunan gedung dan penataan kantor Dinas Kehutanan Sulawesi Tenggara itu tidak menggunakan papan proyek,” katanya pada media ini, Rabu (5/2/2025).
Lanjut, kata dia, pihaknya juga ingin memastikan sumber dana dari pembangunan tersebut.
“Dan kemudian memastikan apakah dana pembangunan tersebut berasal dari APBN, APBD, dana pribadi ataupun dana yang masuk dari penambang-penambang nakal yang secara legal menerobos kawasan hutan,” ungkapnya.
Sambungnya, seyogyanya pengerjaan sebuah proyek harus dilandasi dengan asas keterbukaan untuk diketahui seluruh masyarakat.
“Harus ada keterbukaan, harus disampaikan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.
Fardin menambahkan, dengan ini AP2 Sultra mengundang seluruh aktivis Sultra untuk mendiskusikan masalah ini.
“Sehingga kami secara kelembagaan mengundang seluruh aktivis provinsi Sulawesi Tenggara untuk membedah persoalan tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, media ini telah berupaya meminta keterangan kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Kehutanan Sultra dengan cara berkunjung ke Kantor Dinas Kehutanan Sultra pada Kamis 6 Februari 2025 hingga melalui pesan WhatsApp pada Rabu 5 Februari 2025.
Namun sampai berita ini diterbitkan, media ini belum memperoleh keterangan dari Dinas Kehutanan Sultra.**









