Rabu, Juni 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Warga Perumahan BTN Azizah Residence Kendari Keluhkan Masalah Banjir dan kWh Listrik

KENDARIKINI.COM – Polemik banjir dan kilowatt-hour (kWh) terjadi di perumahan Azizah Residence depan kantor Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Warga penghuni BTN Azizah Residence, Rangga, mengaku sudah mengeluhkan masalah ini kepada pihak perumahan, beberapa hari terakhir sejak hujan mengguyur Kota Kendari.

Namun kata Rangga, pihak perumahan lambat merespons keluhan mereka.

“Ini kan BTN baru berjalan sekitar empat bulan ya, saya infokan ke marketingnya sudah jauh-jauh hari bahwa di lokasi sini mulai banjir tapi banjir nya masih di halaman rumah belum masuk di dalam rumah, setelah masuk air saya menelepon lagi,” kata Rangga, dikonfirmasi Sabtu, 9 Mei 2026.

Rangga, juga mengungkapkan saat menelpon mengeluhkan masalah ini,
pihak perumahan menyampaikan tidak bisa berbuat banyak, menunggu Pemerintah Kota Kendari.

“Dia cuma sampaikan katanya tunggu disurati wali kota, mau dipasangkan pompa air, dia sampaikan juga dia tidak bisa apa-apa juga menunggu dari pemerintah,” ujarnya.

Dengan rasa kesal, Rangga menegaskan apabila keluhannya bersama sejumlah warga penghuni BTN Azizah Residence tidak cepat direspons, mereka meminta pihak perumahan mengembalikan uang pembelian rumah dan membayar ganti rugi.

“Yang terisi di sini delapan rumah yang keluhkan di sini ada delapan warga, kalau bisa secepatnya bertindak, soalnya warga-warga sini juga mengeluhkan masalah KWH dan banjir tapi tanggapannya lambat sekali, bahkan warga-warga di sini mau sepakat kalau bisa BTN di sini mau kembalikan uang saja nda usah ambil BTN di sini karena setiap kita komplain responnya lambat sekali,” tegasnya.

Rangga, bersama sejumla warga penghuni perumahan BTN Azizah Residence berharap keluhan mereka direspons cepat pihak perumahan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Marketing BTN Azizah Residence, Rais, mengungkapkan pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga penghuni perumahan dengan turun mengecek di lokasi bersama tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari.

Setelah pengecekan lokasi, Rais, mengatakan bahwa masalah banjir akibat meluap air kali wanggu.

“Kami sudah menyediakan semua drainase tapi tidak bisa keluar karena debit air wanggu semua menampung sama kita,” kata Rais, dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Sabtu, 9 Mei 2026.

Rais, berjanji pekan depan Senin, 11 Mei 2026 akan menyurat ke Pemkot Kendari, terkait keluhan warga penghuni BTN Azizah Residence.

“Kalau kami sudah survey kemarin sama tim BPBD, kalau masalah begini harus menyurat ke wali kota peninjauan kembali lokasi, karena ini hari sabtu kita akan menyurat hari senin,” pungkasnya.(Faldi)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -