Satu Dekade GMNI Kendari, Alumni dan Kader Gelar Temu Marhaenis

KENDARIKINI.COM, KENDARI – GMNI Kendari memperingati satu dekade perjalanan organisasi melalui kegiatan Temu Marhaenis, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Arah Ideologi, Konsolidasi Kader, dan Transformasi Perjuangan Marhaenis dari Masa ke Masa.”
Acara digelar di salah satu warkop di Kota Kendari dan dihadiri ratusan kader serta alumni lintas generasi.
Kegiatan dibuka Pengurus DPP GMNI Bidang Koperasi, Musrivind, yang juga mantan Ketua DPD GMNI Sulawesi Tenggara.
Musrivind menegaskan GMNI harus terus menjaga arah perjuangan ideologis sesuai nilai Marhaenisme.
Menurutnya, GMNI tidak boleh hanya menjadi ruang diskusi tanpa tindakan nyata bagi rakyat.
Ia menilai momentum satu dekade GMNI Kendari penting untuk memperkuat konsolidasi kader.
Ketua DPC GMNI Kendari pertama periode 2015–2018, Zulzaman, menyebut forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi perjalanan organisasi sejak kembali terbentuk pada 2015.
Ia mengenang dinamika perjuangan kader dalam membangun GMNI Kendari dari awal.
Sementara itu, eks Ketua DPC GMNI Kendari 2018–2020, Abdul Wahab, mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan kader.
Ia menilai GMNI harus tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan berpihak kepada rakyat kecil.
Ketua DPC GMNI Kendari 2023–2025, Rasmin Jaya, menegaskan GMNI adalah ruang ideologis pembentukan gagasan.
Menurutnya, nilai Marhaenisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Ketua DPC GMNI Kendari, Awaluddin, juga menekankan pentingnya pemurnian nilai perjuangan organisasi.
Ia berharap kader GMNI tetap menjaga semangat nasionalisme dan pengabdian kepada rakyat.
Kegiatan Dies Natalis tersebut ditutup dengan diskusi kader dan buka puasa bersama.*





