Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaTruk Overload Masih Beroperasi, Pemuda LIRA Konsel Rencanakan Boikot Jalan Moramo–Konda

Truk Overload Masih Beroperasi, Pemuda LIRA Konsel Rencanakan Boikot Jalan Moramo–Konda

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyatakan rencana aksi boikot terhadap ruas jalan Moramo – Konda sebagai bentuk protes atas masih maraknya aktivitas truk bermuatan berlebih (over load) di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Pemuda LIRA Konsel Ibrahim. Ia menilai, kepatuhan pelaku usaha angkutan terhadap imbauan dan teguran yang sebelumnya disampaikan oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Konawe Selatan belum dilaksanakan secara optimal.

Menurut Ibrahim, keberadaan truk overload di ruas jalan Moramo–Konda dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Ia menyebut, aktivitas tersebut masih terus berlangsung meski telah ada imbauan pembatasan muatan.

“Imbauan dari aparat dan pemerintah daerah sudah disampaikan, namun di lapangan masih ditemukan truk dengan muatan berlebih yang beroperasi,” ujar Ibrahim kepada awak media pada Rabu, 17 Desember 2025.

Kondisi tersebut, menurut Ibrahim dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga yang sehari-hari menggunakan jalur Moramo–Konda sebagai akses utama aktivitas ekonomi dan sosial.

Selanjutnya, DPD Pemuda LIRA Konsel berencana akan melakukan aksi boikot jalan pada Senin, 22 Desember 2025 sebagai bentuk protes. Aksi akan melibatkan masyarakat setempat dan difokuskan pada penghentian sementara kendaraan angkutan yang diduga melanggar ketentuan muatan.

“Aksi ini ditujukan kepada truk-truk yang melebihi kapasitas muatan, bukan untuk mengganggu aktivitas masyarakat umum,” jelasnya.

Pemuda LIRA juga akan mendorong aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan penindakan tegas sesuai ketentuan perundang-undangan terhadap perusahaan angkutan yang dinilai tidak mematuhi aturan.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim Redaksi masih berupaya memperoleh tanggapan dari Pemerintah Kecamatan Konda terkait rencana aksi boikot serta langkah pengawasan terhadap aktivitas truk overload di wilayah tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi yang disampaikan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -