Minggu, Juni 14, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaRemaja 12 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Lasolo Konawe Utara

Remaja 12 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Lasolo Konawe Utara

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA — Operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR) terhadap seorang anak yang diduga tenggelam di Sungai Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Kamis 18 Desember 2025.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima informasi dari lapangan sekitar pukul 08.10 Wita yang melaporkan bahwa korban telah ditemukan lebih dulu pada pukul 06.28 Wita. Korban ditemukan sekitar 11 meter ke arah timur laut dari titik terakhir diketahui (Last Known Position/LKP).

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 11 meter dari LKP. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka dan diserahterimakan kepada keluarga,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.

Korban diketahui bernama Muh. Ichank Harlin, laki-laki, berusia 12 tahun, warga Kelurahan Asera, Kabupaten Konawe Utara.

Dengan ditemukannya korban, Amiruddin menyebut Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diduga tenggelam di Sungai Lasolo dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR kami nyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya,” katanya.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, BPBD Konawe Utara, Camat dan Lurah Asera, Polsek Asera, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Damkar Konawe Utara, Puskesmas Asera, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Berbagai peralatan SAR turut digunakan, seperti rescue car, rubber boat, longboat, aquaeye, peralatan medis dan evakuasi, serta perlengkapan komunikasi dan keselamatan lainnya.

Berdasarkan kronologis, peristiwa bermula pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 17.00 WITA. Korban bersama dua orang sepupunya bermain dan berenang di Sungai Lasolo. Sekitar pukul 17.40 WITA, kedua sepupunya naik ke darat dan mengajak korban pulang, namun korban menolak dan meminta kedua sepupunya pulang lebih dulu.

Setibanya di rumah, orang tua korban menanyakan keberadaan korban. Setelah mengetahui korban masih berada di sungai, orang tua bersama keluarga kembali ke lokasi, namun korban tidak ditemukan. Pencarian awal oleh keluarga dan warga sekitar dilakukan, namun hingga laporan diterima, hasilnya nihil.

Kondisi cuaca saat pelaksanaan Ops SAR dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin sekitar 3 km/jam dari arah barat berdasarkan data BMKG.

Basarnas Kendari mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai guna mencegah kejadian serupa terulang.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -