Kamis, Juni 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaSatgas Pangan Polda Sultra Pantau Harga di Pasar Paddys Kendari, Stok dan...

Satgas Pangan Polda Sultra Pantau Harga di Pasar Paddys Kendari, Stok dan Harga Bapok Stabil

KENDARIKINI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Pangan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Paddys Market, Kota Kendari, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin Kanit II Subdit I Indagsi bersama personel Unit II Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra sebagai langkah pengawasan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sultra.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tim menyimpulkan harga bahan pokok secara umum masih stabil dan stok tersedia dalam jumlah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dari hasil pengecekan di sejumlah kios, di Kios Baim harga bawang putih dan bawang merah masing-masing tercatat Rp30.000 per kilogram. Di Kios Isma, harga cabai Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, dan bawang putih Rp38.000 per kilogram. Sementara di Kios Arman, bawang merah dan bawang putih dijual Rp40.000 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, serta Minyak Kita Rp16.000 per liter.

Tim Satgas mencatat terdapat perubahan harga pada beberapa komoditas, namun masih dalam batas wajar dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga, tidak menaikkan harga secara sepihak, serta menjual bahan pangan sesuai HET guna menjaga daya beli masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan harga, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar distribusi dan penjualan bahan pangan tetap sesuai ketentuan, sehingga stabilitas harga dapat terjaga,” ujarnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -