Kolaborasi Kodim Kendari Bersama BKKBN Sultra dalam Gerakan Penurunan Stunting

Kendari – Kodim 1417/Kendari berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Sultra dalam rangka menggelar sosialisasi Gerakan Penurunan Stunting serta Edukasi Resiko Stunting dengan tema “Ibu Pintar, Bayi Sehat, Generasi Cerdas Bebas Stunting”. Jumat (24/11).
Kegiatan yang bertempat di Aula Makodim 1417/Kdi, Jln. Sambratulangi, Kel. Kemaraya, Kec. Kendari Barat, Kota Kendari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu agar dapat mencegah Stunting sejak dini.
Dikatakan Dandim Kendari Kolonel CZI Bintarto Joko Yulianto S.I.P., M.Han dalam sambutannya bahwa wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara mempunyai angka stunting tertinggi di Indonesia.
“Untuk itu pemerintah Provinsi Sultra terus mensosialisasikan resiko stunting kepada ibu-ibu seperti sekarang ini,” katanya.
Dandim juga menekankan kepada ibu-ibu agar dapat mencegah, karena jika sudah mengalami stunting, hal itu sudah cukup berat untuk dapat mengembalikan menjadi kondisi normal.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan, terutama kepada ibu-ibu muda agar dapat mencegah resiko stunting,” pungkas Dandim Kendari.
Sementara itu, Asmar (Kepala BKKBN Prov. Sultra) juga dalam sambutannya mengatakan, Stunting sangat sulit untuk di obati atau disembuhkan, untuk mencegah stunting kita harus mulai dari hulu ke hilir dari remaja terutama remaja putri yang merupakan calon ibu.
“Marilah kita sama-sama berkolaborasi untuk menangani masalah stunting yang ada di wilayah Provinsi Sultra yang saat ini berada di 19% yang insyaallah tahun depan akan mengalami penurunan menjadi 14%,” ujarnya.
Untuk diketahui hadir dalam kegiatan tersebut yakni Asmar (Kepala BKKBN Prov. Sultra), Ny. Femy Bintarto (Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang L Kodim 1417/Kdi), dr. Fitriani Abu Kasim, M.Kes (Ketua Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Prov. Sultra), masyarakat yang mempunyai anak Stunting sebanyak 20 orang serta pejabat lain yang hadir.*









