
KENDARIKINI.COM – Paslon ASR-Hugua akan kembangkan ekonomi kreatif untuk mengatasi ketimpangan masalah pendapatan ekonomi Ibu Rumah Tangga di Sulawesi Tenggara,” Sabtu 2 November 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020 angka kemiskinan di Sulawesi Tenggara adalah 11,66%. Kurang lebih 50% dari mereka ialah didominasi oleh perempuan single parents yang menghidupi lebih dari satu anak ditengah laju pertumbuhan ekonomi yang tidak merata.
Menurut Andi Sumangerukka, untuk mengatasi ketimpangan pendapatan ekonomi perlu adanya upaya-upaya konkrit. Ketimpangan ekonomi ini kerap dirasakan oleh kalangan Ibu Rumah Tangga.
Untuk mengatasi ketimpangan ekonomi tersebut, Paslon ASR-Hugua akan memberikan bantuan kepada Ibu Rumah Tangga. Sehingga mampu menggerakkan pertumbuhan dan pendapatan ekonomi domestik.
“Kalau ibu-ibu mampu menggerakkan ekonomi rumah tangga, maka mampu menggerakkan ekonomi di wilayah. Dan pada saatnya nanti akan mendukung stabilitas ekonomi,” kata ASR pada Jumat (1/11/2024).
Lanjutnya, alternatif yang akan di kembangkan ialah peningkatan di sektor ekonomi kreatif dengan melibatkan kalangan milenial hingga Gen Z.
“Ekonomi kreatif yang harus kita kembangkan supaya ada anak kita, adik-adik kita yang Gen Z itu bisa melakukan kegiatan dan bisa menambah penghasilan,” ujarnya.
Selain itu, perlu dilakukan inovasi pada sektor digitalisasi. Sebab menurutnya, digitalisasi adakah hal yang urgent untuk dikuasai oleh masyarakat pada umumnya.
“Karna kita tahu inovasi itu tidak terlepas apa yang dilakukan adik-adik Gen Z dengan digitalisasi,” pungkasnya.**









