Senin, Juni 15, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaKunjungan Mendikdasmen, Gubernur Sultra Tekankan Sinergi Pusat–Daerah Percepat Mutu Pendidikan

Kunjungan Mendikdasmen, Gubernur Sultra Tekankan Sinergi Pusat–Daerah Percepat Mutu Pendidikan

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, seiring kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, ke Bumi Anoa.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, saat menghadiri Rapat Koordinasi Konsolidasi Program Prioritas UPT Kemendikdasmen yang dirangkaikan dengan Lokakarya Majelis Dikdasmen Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Pesantren PW Muhammadiyah Sultra, di Aula Pancasila BPMP Sultra pada Jumat, 9 Januari 2026.

Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mendikdasmen yang dinilainya sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan di Sultra.

“Kunjungan ini kami yakini membawa penguatan nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan. Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Sultra menjadi salah satu penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kemendikdasmen, yang mencakup revitalisasi sarana dan prasarana pada 348 satuan pendidikan serta pembangunan tiga unit sekolah baru.

Sementara pada tahun 2026, tercatat 1.374 usulan revitalisasi sarana prasarana sekolah, disertai dukungan Papan Interaktif Digital (PID) Merah Putih yang telah menjangkau 4.081 satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK.

“Kami berkomitmen mendorong percepatan revitalisasi sekolah dan penguatan digitalisasi pembelajaran demi peningkatan mutu dan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Pada tahun 2026, sekitar 70 persen SMK di Sultra akan berperan aktif dalam penyediaan bahan pangan segar untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SMK bidang Pertanian, Peternakan, dan Kelautan.

Program tersebut akan didukung platform digital terpadu Website Satu Data MBG, yang berfungsi memantau secara real time sekolah penerima manfaat, stok komoditas pangan, distribusi, kualitas gizi, hingga pencatatan alergi peserta didik.

Sementara Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengapresiasi kuatnya sinergi pemerintah pusat dan daerah di Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan prioritas nasional Presiden RI.

“Tidak boleh lagi ada sekolah dengan atap bocor, toilet tidak layak, atau bangunan rusak. Secara nasional, revitalisasi telah menjangkau 16.171 satuan pendidikan dan ditargetkan terealisasi 100 persen,” tegas Abdul Mu’ti.

Selain itu, dalam lima tahun ke depan pemerintah menargetkan seluruh satuan pendidikan di Indonesia telah memenuhi standar kelayakan dan mendukung pembelajaran yang bermutu.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -