KENDARIKINI.COM – Kader HMI Cabang Kendari, Muhammad Malik Al-Salam, menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Umum PB HMI.
Malik membawa gagasan “Merawat Nilai, Menjawab Zaman” menuju Kongres XXXIII HMI di Lampung.
Kader kelahiran Maligano, Kabupaten Muna, 19 Februari 2001, itu mengusung semangat keterwakilan kader daerah.
Ia ingin membawa perspektif daerah ke tingkat nasional serta memperkuat HMI sebagai organisasi kader.
Menurut Malik, HMI harus tetap berpegang pada nilai keislaman dan keindonesiaan menghadapi perubahan zaman.
“HMI bukan sekadar organisasi tempat berkumpul, melainkan laboratorium pencetak pemimpin bangsa,” ujar Malik.
Ia menilai kader HMI perlu dibekali kemampuan riset, literasi digital, advokasi, kepemimpinan, dan komunikasi publik.
Malik juga mendorong penguatan tradisi intelektual melalui budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan menghasilkan gagasan.
Selain itu, PB HMI dinilai perlu memperluas ruang kontribusi bagi kader dari berbagai daerah.
“Banyak gagasan besar justru tumbuh dari daerah. Saya ingin semangat daerah menjadi bagian gerakan nasional HMI,” katanya.
Malik mengatakan perbedaan karakter cabang dan kondisi daerah harus menjadi kekuatan organisasi.
Ia berharap Kongres XXXIII HMI menjadi ruang konsolidasi sekaligus pertarungan gagasan tentang masa depan organisasi.
Malik menyebut pencalonannya bukan sekadar persoalan kepemimpinan, tetapi arah dan kontribusi HMI.
Ia membawa pengalaman kaderisasi dari HMI Cabang Kendari serta sejumlah wilayah Indonesia sebagai modal pencalonannya.
Malik menyelesaikan pendidikan S1 di STIE Enam Enam Kendari pada 2025.
Dalam perjalanan kaderisasi, ia mengikuti LK I, LK II, hingga LK III serta berbagai pelatihan kepemimpinan.
Melalui gagasan tersebut, Malik menawarkan HMI yang relevan, inklusif, intelektual, dan berdampak bagi masyarakat.*












