KENDARIKINI.COM – BPKP Sulawesi Tenggara mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut.
Peringatan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi BPKP Sultra, @bpkp.sultra, dalam unggahan terbaru.
BPKP meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap surat, undangan, maupun pesan mencurigakan yang mengatasnamakan BPKP.
Masyarakat diminta memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi BPKP sebelum mengambil tindakan.
BPKP juga mengingatkan masyarakat tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang belum terverifikasi.
Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembayaran atau mengikuti instruksi mencurigakan sebelum memastikan keasliannya.
Dalam unggahannya, BPKP turut memperlihatkan contoh surat yang diduga digunakan dalam modus penipuan.
Salah satu dokumen mencantumkan kegiatan seminar nasional dan bimtek yang mengatasnamakan BPKP.
Dokumen tersebut juga memuat rincian biaya peserta serta informasi rekening untuk pembayaran.
BPKP menegaskan masyarakat perlu mengenali ciri-ciri dokumen atau komunikasi palsu yang mengatasnamakan institusi.
Jika menemukan atau menjadi korban penipuan, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi BPKP.
BPKP mengajak masyarakat menerapkan prinsip cek sebelum percaya untuk mencegah kerugian akibat penipuan.
Peringatan tersebut menjadi langkah pencegahan agar masyarakat tidak mudah terjebak modus penipuan berbasis nama institusi pemerintah.*













