Senin, September 14, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPolresta Kendari Ungkap Dugaan Aborsi, Sembilan Orang Diamankan

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Aborsi, Sembilan Orang Diamankan

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari mengungkap dugaan tindak pidana aborsi yang terjadi di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sembilan orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Mereka diamankan Tim URC Buser77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dugaan tindak pidana tersebut.

“Kasus ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan 110 Polresta Kendari terkait dugaan aborsi. Personel piket Satreskrim dan Unit Identifikasi kemudian mendatangi lokasi yang dilaporkan,” jelasnya.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati rumah tersebut dalam keadaan kosong.

“Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap lokasi kejadian, namun janin sudah tidak ditemukan,” tambahnya.

Penyelidikan selanjutnya dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Hasil penyelidikan mengantarkan petugas ke sebuah rumah di BTN Anugerah Regency III, Kelurahan Anggoeya. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan sembilan orang pada Kamis (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA,” ungkapnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

“Barang bukti itu berupa beberapa jenis obat lambung serta obat yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, janin yang berkaitan dengan kasus tersebut diperkirakan berusia empat bulan.

“Saat ini, sembilan orang yang diamankan masih dalam proses penanganan dan pemeriksaan kepolisian,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -