Sabtu, Oktober 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

KENDARIKINI.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri resmi meraih gelar Doktor Hukum dari Universitas Pancasila.

Firli dinyatakan lulus dengan predikat Summa Cumlaude dan IPK sempurna 4,0 dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor.

Sidang tersebut digelar di Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Rektor Universitas Pancasila Prof. Adnan Hamid memimpin sidang promosi doktor tersebut.

Firli mempertahankan disertasi berjudul “Penyelesaian Konflik Horizontal Berbasis Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial di Nusa Tenggara Barat.”

Dalam penelitiannya, Firli menggunakan pendekatan socio-legal untuk mengkaji konflik horizontal di Nusa Tenggara Barat.

Ia menemukan konflik tersebut berkaitan dengan ketimpangan sosial-ekonomi, integrasi budaya, serta penegakan hukum yang belum optimal.

Firli kemudian menawarkan Model Tri-Sinergis sebagai pendekatan penyelesaian konflik horizontal.

Model tersebut mengintegrasikan tiga pilar, yakni hukum, budaya, dan kesejahteraan sosial.

Menurut penelitian Firli, hukum memberikan kepastian dan ketertiban dalam mencegah tindakan main hakim sendiri.

Sementara budaya lokal dinilai dapat memperkuat legitimasi sosial dalam proses penyelesaian konflik di masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kesejahteraan sosial untuk mengatasi ketimpangan ekonomi yang dapat memicu konflik.

Penelitian Firli telah diterbitkan dalam jurnal terindeks SINTA dan jurnal internasional Scopus Q1 Springer Nature.

Hasil penelitian tersebut juga dibukukan dengan judul “Model Resolusi Konflik Horizontal” oleh Booknesia Publishing House.

Dalam studi doktoralnya, Firli didampingi Prof. Agus Surono sebagai promotor.

Prof. Adnan Hamid dan Prof. Irwansyah bertindak sebagai co-promotor.

Sidang turut dihadiri istri Firli, Ardina Safitri, serta kedua anaknya.

Sejumlah rekan dan senior Firli dari kepolisian juga hadir dalam agenda akademik tersebut.

Dalam sambutannya, Firli mengatakan dirinya menempuh studi selama dua tahun sepuluh bulan.

Ia menyebut menggunakan hak berpikir, membaca, dan menulis untuk menyelesaikan pendidikan doktoralnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -